Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Temu Pengusaha LPNU Tubaba Satukan Pengusaha NU

Temu Pengusaha LPNU Tubaba Buka Ruang Kolaborasi

TULANG BAWANG BARAT — Temu Pengusaha LPNU Tubaba membuka ruang silaturahmi dan kolaborasi bagi para pelaku usaha Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Kegiatan ini mempertemukan pengusaha Nahdiyin untuk membangun komunikasi, bertukar pengalaman, serta mengembangkan jaringan usaha.

Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Tubaba menggagas kegiatan tersebut di Aula Pondok Pesantren Tebuireng 12, Pulung Kencana, Sabtu (3/10/2026).

Melalui forum ini, LPNU Tubaba mendorong para pengusaha Nahdiyin untuk saling mengenal dan membuka peluang kerja sama. Selain itu, kegiatan tersebut membawa semangat penguatan ekonomi warga NU melalui jaringan usaha yang lebih luas.

Marjoko Dorong Silaturahmi Berkelanjutan

Ketua panitia penyelenggara, Marjoko, SH, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Menurut Marjoko, kegiatan ini menjadi ikhtiar untuk mempertemukan para pengusaha Nahdiyin dalam satu forum. Dengan begitu, para peserta dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membuka peluang kerja sama.

ā€œBagi saya, kegiatan di lembaga ini adalah hal baru. Ini sebagai wujud melanjutkan perjuangan orang tua saya dalam ber-NU,ā€ ujar Marjoko.

Selain itu, Marjoko menilai amanah dari pengurus LPNU Tubaba tidak sekadar menjadi tugas kepanitiaan. Ia juga memandang amanah tersebut sebagai tanggung jawab untuk menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat bagi peserta.

ā€œSebagai ketua pelaksana, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pengurus LPNU Tubaba untuk menahkodai pertemuan bergengsi ini,ā€ katanya.

Karena itu, Marjoko berharap Temu Pengusaha LPNU Tubaba dapat terus berlanjut dan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.

ā€œHarapannya, pertemuan ini menjadi sarana untuk mengembangkan usaha masing-masing peserta dan inklusif dalam NU,ā€ ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa LPNU menginisiasi kegiatan tersebut dan panitia bersama pengurus menjalankannya secara gotong royong.

ā€œKegiatan ini murni inisiasi dari LPNU dengan pelaksanaan bergotong royong bersama-sama,ā€ jelasnya.

Edi Anwar Arahkan LPNU Jadi Wadah Pengusaha

Wakil Ketua PCNU Tubaba, Hi. Edi Anwar, SH, membuka kegiatan tersebut dengan mewakili Ketua PCNU Tubaba.

Dalam sambutannya, Edi Anwar mengajak para peserta menjadikan Temu Pengusaha LPNU Tubaba sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun jejaring antarpengusaha Nahdiyin.

ā€œMenurutnya, sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, sudah waktunya membangun perekonomian umat yang digerakkan oleh pengusaha-pengusaha Nahdlatul Ulama,ā€ ujarnya.

Selanjutnya, Edi Anwar berharap LPNU dapat menjadi wadah bagi pengusaha NU untuk membangun kekuatan ekonomi dan mendorong kemandirian organisasi.

Menurutnya, jaringan pengusaha yang kuat dapat membantu warga NU mengembangkan berbagai potensi usaha secara bersama-sama.

PCNU Tubaba juga mendorong LPNU mengembangkan gerakan ekonomi yang sejalan dengan misi ekonomi kerakyatan. Dengan demikian, pengusaha NU dapat memberi manfaat bagi pelaku usaha sekaligus ikut mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Edi Anwar berharap pertemuan tersebut menjadi awal terbentuknya jaringan usaha yang saling menguatkan dan memberikan kontribusi bagi kemandirian NU.

Pengusaha NU Bangun Jejaring Bersama

Temu Pengusaha LPNU Tubaba mempertemukan pelaku usaha dari kalangan Nahdiyin dalam satu forum. Para peserta kemudian dapat membangun komunikasi, bertukar pengalaman, dan mengidentifikasi peluang kerja sama.

Semangat tersebut sejalan dengan gagasan Nahdlatut Tujjar, yang mendorong penguatan ekonomi melalui persatuan dan kemandirian para saudagar serta pelaku usaha.

Bagi LPNU Tubaba, jaringan menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan ekonomi umat. Karena itu, para pengusaha NU perlu membangun hubungan yang saling menguatkan dan membuka ruang kolaborasi.

Dari silaturahmi, para pengusaha dapat membangun komunikasi. Selanjutnya, komunikasi dapat membuka peluang kolaborasi. Dari kolaborasi tersebut, para pelaku usaha dapat mengembangkan peluang ekonomi yang lebih luas.

Empat Materi Lengkapi Temu Pengusaha LPNU Tubaba

Selain mempertemukan para pengusaha, Temu Pengusaha LPNU Tubaba juga menghadirkan empat materi untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai NU, LPNU, dan pengembangan bisnis.

Pengenalan NU

Jasev, instruktur PCNU Tubaba, menyampaikan materi pengenalan NU. Materi tersebut membahas organisasi NU serta peran warga NU dalam menjalankan khidmah organisasi.

Pengenalan LPNU

Ketua LPNU Tubaba, Gufron Setiawan, menyampaikan materi pengenalan LPNU. Materi ini menjelaskan keberadaan dan fungsi LPNU serta ruang bagi pengusaha Nahdiyin untuk membangun jejaring ekonomi dalam lingkungan NU.

Materi Bisnis

KH. Wahyudin Thohir, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng 12, Pulung Kencana, menyampaikan materi bisnis.

Materi tersebut memberikan ruang kepada peserta untuk memahami pengembangan usaha sekaligus pentingnya membangun kekuatan ekonomi secara bersama-sama.

Diskusi dan Rekomendasi

Sementara itu, Wawan Hidayat, Kepala Biro NU Media Jati Agung untuk Tulang Bawang Barat, memimpin sesi diskusi dan rekomendasi.

Pada sesi tersebut, peserta menyampaikan gagasan, membahas potensi kerja sama, serta merumuskan rekomendasi untuk tindak lanjut kegiatan.

Dari Silaturahmi Menuju Kolaborasi

Temu Pengusaha LPNU Tubaba menjadi langkah awal LPNU Tubaba untuk membangun jejaring usaha yang lebih terhubung di kalangan Nahdiyin.

Melalui forum tersebut, para pengusaha tidak hanya bertemu, tetapi juga mendapat ruang untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama setelah kegiatan berakhir.

Selanjutnya, jaringan yang terbentuk dapat membantu para pelaku usaha mengenali potensi masing-masing dan mengembangkan hubungan bisnis secara lebih luas.

Bagi LPNU Tubaba, pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun kekuatan ekonomi warga NU melalui semangat silaturahmi, gotong royong, kemandirian, dan ekonomi kerakyatan.

Dengan demikian, Temu Pengusaha LPNU Tubaba diharapkan dapat membuka komunikasi berkelanjutan, memperluas kolaborasi antarpelaku usaha, serta melahirkan gagasan baru untuk memperkuat perekonomian warga NU di Tulang Bawang Barat. ( Wawan Hidayat )