Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Dirgahayu Propam Polri, NU Media Jati Agung Dorong Pengawasan yang Berintegritas

HUT ke-24 Propam Polri Jadi Momentum Perkuat Disiplin dan Kepercayaan Publik

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung — Pimpinan Redaksi NU Media Jati Agung, Arif Riana, mendorong Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk memperkuat pengawasan internal yang profesional, objektif, dan berkeadilan.

Ia menyampaikan harapan tersebut menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Propam Polri pada 17 Oktober 2026.

Menurut Arif, momentum hari jadi ini menjadi pengingat pentingnya integritas dalam menjaga profesionalisme anggota kepolisian.

Selain itu, pengawasan internal yang konsisten dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

ā€œAtas nama Redaksi NU Media Jati Agung, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-24 Propam Polri. Semoga Propam semakin profesional, berintegritas, dan konsisten menjalankan fungsi pengawasan demi menjaga kehormatan institusi Polri,ā€ ujar Arif, Jumat (16/10/2026).

Integritas Menjadi Fondasi Kepercayaan Publik

Arif menilai kepercayaan masyarakat memegang peranan penting dalam hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Karena itu, setiap anggota Polri perlu menjaga profesionalisme serta mematuhi aturan dan kode etik yang berlaku.

Dalam hal ini, Propam memiliki peran strategis untuk memastikan pengawasan internal berjalan konsisten.

Propam juga perlu menangani setiap dugaan pelanggaran anggota secara profesional dan sesuai ketentuan.

ā€œIntegritas tidak cukup hanya menjadi slogan. Integritas harus tercermin dalam tindakan nyata, terutama dalam penegakan disiplin dan kode etik. Setiap dugaan pelanggaran perlu ditangani secara profesional, objektif, dan tidak tebang pilih,ā€ tegasnya.

Lebih lanjut, Arif berharap Propam terus memperkuat mekanisme pengawasan dan penanganan pengaduan masyarakat.

Dengan demikian, setiap laporan dapat memperoleh perhatian dan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Dorong Pengawasan Profesional dan Berkeadilan

Arif menegaskan bahwa pengawasan internal tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran.

Sebaliknya, Propam juga perlu mengutamakan pencegahan dan pembinaan untuk meningkatkan kualitas personel.

Menurutnya, pengawasan yang efektif harus berjalan seiring dengan pelayanan kepolisian yang humanis dan penegakan hukum yang adil.

Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam membangun institusi kepolisian yang profesional.

ā€œPengawasan yang kuat diperlukan untuk mencegah penyimpangan sekaligus membangun budaya kerja yang profesional. Masyarakat berharap Polri mampu memberikan pelayanan yang humanis, menegakkan hukum secara adil, dan terbuka terhadap kritik maupun evaluasi,ā€ katanya.

Selain itu, Arif mengingatkan bahwa kepercayaan publik membutuhkan tindakan nyata dan konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab.

Oleh sebab itu, setiap anggota Polri perlu menunjukkan profesionalisme melalui pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendengar komitmen institusi, tetapi juga dapat merasakan kualitas pelayanan kepolisian secara langsung.

Perkuat Komitmen Menjaga Integritas

Pada peringatan HUT ke-24 Propam Polri, Arif mendorong seluruh jajaran Propam untuk meningkatkan kualitas pengawasan, menjaga integritas personel, dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

Ia berharap momentum hari jadi ini semakin memperkuat komitmen Polri dalam membangun institusi yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

ā€œSemoga Propam Polri semakin amanah, konsisten menegakkan aturan, serta berani menjaga integritas tanpa pandang bulu. Pengawasan yang profesional dan berkeadilan merupakan bagian penting dalam mewujudkan Polri yang semakin dipercaya masyarakat,ā€ tutup Arif Riana.

Redaksi NU Media Jati Agung menegaskan pentingnya disiplin, etika profesi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut menjadi bagianĀ  dari upaya mendorong pengawasan yang berintegritas serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.(Resmi Januari, S.H.)