Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Imtihan Santri ke-60 Ponpes Darussalamah Digelar Bersamaan Haul syeikh Abdul Qodir jailani

Imtihan Santri ke-60 Warnai Rangkaian Haul syeikh Abdul Qodir Jailani

LAMPUNG TIMUR, NU Media Jati Agung — Imtihan Santri ke-60 Pondok Pesantren Darussalamah berlangsung dalam rangkaian Haul Syeikh Abdul Qodir Jailani ke-887 di Pondok Pesantren Darussalamah, Braja Dewa, Lampung Timur, Selasa malam, 22 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para santri untuk memperlihatkan hasil proses pembelajaran sekaligus menandai perjalanan pendidikan mereka selama belajar di lingkungan pesantren.

Imtihan Alfiyah dan Wisuda Santri

Dalam rangkaian Imtihan Santri ke-60, pesantren juga menggelar Imtihan Alfiyah Ibn Malik dan prosesi wisuda santri.

Sebanyak 42 santri putra dan putri mengikuti prosesi wisuda setelah menyelesaikan tahapan pembelajaran di Pondok Pesantren Darussalamah.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan diisi dengan pengajian dan penyerahan ijazah kepada para santri. Prosesi tersebut menghadirkan suasana bahagia sekaligus haru bagi para santri dan keluarga.

Bagi sebagian santri, wisuda menandai berakhirnya satu tahapan pendidikan sekaligus perpisahan dengan teman-teman yang selama ini menemani perjalanan belajar di pesantren.

Santri Rasakan Bahagia dan Haru

Salah seorang santri, Maila, mengaku merasa senang dapat mengikuti prosesi wisuda. Namun, ia juga merasakan kesedihan karena harus berpisah dengan teman-temannya.

ā€œSenang banget. Senang tapi sedih karena mau lulus. Mau berpisah sama teman-teman,ā€ ujar Maila.

Selain itu, Maila menuturkan bahwa dirinya bersama teman-teman telah melewati berbagai pengalaman selama menjalani pendidikan di pesantren.

ā€œYang bikin sedih itu berpisah sama teman-teman. Kenangannya sudah banyak. Namanya masa kan pasti ada habisnya,ā€ ungkapnya.

Pendidikan dan Keteladanan Pesantren

Imtihan Santri ke-60 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan para santri di Pondok Pesantren Darussalamah.

Melalui imtihan, para santri menunjukkan hasil pembelajaran yang telah mereka jalani. Sementara itu, prosesi wisuda menjadi penanda selesainya salah satu tahapan pendidikan.

Imtihan dalam Rangkaian Haul

Pelaksanaan Imtihan Santri ke-60 yang berlangsung bersamaan dengan Haul Syeikh Abdul Qodir Jailani ke-887 mempertemukan kegiatan pendidikan dengan tradisi keagamaan pesantren.

Rangkaian haul menghadirkan momentum untuk mengenang keteladanan ulama. Pada saat yang sama, kegiatan imtihan menjaga semangat belajar dan tradisi keilmuan di lingkungan pesantren.

Bekal Santri Setelah Wisuda

Bagi para santri yang mengikuti wisuda, berakhirnya satu tahapan pendidikan tidak berarti berhentinya proses belajar.

Ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan nilai persaudaraan yang mereka dapatkan selama berada di Pondok Pesantren Darussalamah dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan dan berkiprah di tengah masyarakat.

Dengan demikian, Imtihan Santri ke-60 menjadi bagian dari perjalanan pendidikan santri sekaligus momentum untuk merayakan pencapaian, menjaga tradisi keilmuan pesantren, dan melanjutkan proses menuntut ilmu.