Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Warga RT 09 Hajimena Bangun Fasilitas Kesehatan dan Mini Perpustakaan

Swadaya Warga RT 09 Hajimena Hadirkan Fasilitas Publik

HAJIMENA, NU Media Jati Agung — Swadaya warga RT 09 Hajimena, Dusun 3, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, menghadirkan sejumlah fasilitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Warga membangun fasilitas kesehatan, mini perpustakaan, dan bank sampah dengan mengandalkan semangat gotong royong serta dukungan dari berbagai pihak.

Ketua RT 09 Dusun 3, Ahmad Sholeh, mengatakan warga mengembangkan fasilitas tersebut untuk menciptakan lingkungan yang sehat, peduli terhadap lingkungan, sekaligus mendukung kegiatan edukasi anak-anak.

Fasilitas Kesehatan Bantu Pemeriksaan Dasar

Salah satu fasilitas yang warga manfaatkan yaitu layanan pemeriksaan kesehatan dasar. Fasilitas tersebut memberikan ruang bagi warga untuk melakukan pemeriksaan sebagai langkah awal menjaga kesehatan.

ā€œJadi klinik ini fungsinya buat pencegahan. Ada warga-warga yang ada keluhan kayak mau cek gula darah, kolesterol, asam urat, bisa ke sini,ā€ ujar Ahmad, di klinik RT09 pada (07/10/2026).

Melalui fasilitas tersebut, warga dapat melakukan pemeriksaan ketika memiliki keluhan atau ingin memantau kondisi kesehatan secara berkala.

Warga Antusias Ikuti Pemeriksaan Gratis

Keberadaan fasilitas kesehatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Ahmad mengatakan warga menunjukkan antusiasme ketika pengelola mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.

ā€œSangat antusias. Sangat antusias. Kita juga beberapa bulan kita mengadakan cek kesehatan gratis,ā€ katanya.

Kegiatan tersebut sekaligus mendorong warga untuk lebih memperhatikan kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Mini Perpustakaan Ajak Anak Gemar Membaca

Selain fasilitas kesehatan, warga RT 09 juga menghadirkan mini perpustakaan sebagai ruang membaca dan belajar bagi anak-anak.

Ahmad mengatakan warga ingin menyediakan kegiatan alternatif bagi anak-anak di tengah tingginya penggunaan telepon seluler.

ā€œBuat biar anak-anak itu enggak selalu berpegang pada HP. Nah di sini buat belajar, membaca, gitu,ā€ tuturnya.

Dengan adanya ruang baca tersebut, warga berharap anak-anak memiliki tempat yang dekat dengan lingkungan rumah untuk belajar dan membaca.

Swadaya Warga RT 09 Hajimena Jadi Penggerak

Warga RT 09 membangun dan menjalankan sejumlah fasilitas tersebut melalui swadaya masyarakat. Warga yang memiliki kepedulian dapat ikut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

ā€œSmswadaya dari masyarakat warga, khususnya RT 09,ā€ jelasnya.

Semangat tersebut memperlihatkan peran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan lingkungan melalui kerja sama. Warga tidak hanya menunggu program dari pihak luar, tetapi ikut mengambil bagian dalam pembangunan fasilitas bersama.

Pemerintah Desa dan BUMDes Ikut Mendukung

Inisiatif warga juga mendapat dukungan dari pemerintah desa melalui pengelola BUMDes. Ahmad menyebut Direktur BUMDes Kesuma Hajimena, David, turut membantu menyediakan buku untuk mini perpustakaan.

Warga kemudian memperbarui koleksi buku secara berkala agar anak-anak tetap memiliki pilihan bacaan yang menarik.

ā€œKepala desa lewat Mas David menyediakan buku-buku setiap bulan ditukar,ā€ ujarnya.

Dukungan tersebut memperkuat keberadaan mini perpustakaan sebagai ruang edukasi yang masyarakat kelola bersama.

Bank Sampah Ikut Dikembangkan

Selain fasilitas kesehatan dan mini perpustakaan, warga RT 09 juga menjalankan program bank sampah. Program tersebut menjadi bagian dari kepedulian warga terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

Namun, Ahmad mengatakan kegiatan bank sampah sempat terhenti karena warga belum memiliki tempat atau gudang khusus untuk mengelola sampah.

ā€œKayak bank sampah juga alhamdulillah sudah jalan, dan mungkin beberapa bulan terakhir ini belum jalan karena belum ada gudangnya,ā€ ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang perlu warga perhatikan agar program bank sampah dapat kembali berjalan secara optimal.

Gotong Royong Bangun Lingkungan dari Tingkat RT

Berbagai fasilitas yang hadir di RT 09 menunjukkan bagaimana masyarakat dapat mengembangkan lingkungan melalui inisiatif bersama. Warga menggabungkan kepedulian terhadap kesehatan, pendidikan, dan lingkungan dalam sejumlah kegiatan yang mereka jalankan.

Melalui swadaya warga RT 09 Hajimena, masyarakat membangun fasilitas yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari. Fasilitas kesehatan membantu warga melakukan pemeriksaan dasar, mini perpustakaan menyediakan ruang belajar bagi anak-anak, sedangkan bank sampah mendorong kepedulian terhadap lingkungan.

Semangat gotong royong tersebut menunjukkan bahwa pembangunan lingkungan dapat dimulai dari lingkup terkecil. Dengan keterlibatan warga, dukungan pemerintah desa, dan kerja sama berbagai pihak, fasilitas sederhana dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara langsung.(Erwin indra saputra).