Staf Puskesmas Kibang Budi Jaya Sampaikan Mosi Tidak Percaya
Tulang Bawang Barat, NU Media Jati Agung ā Staf Puskesmas Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), meminta Dinas Kesehatan segera mengganti kepala puskesmas setelah 85 persen dari total 58 tenaga medis dan staf menyatakan penolakan terhadap kepemimpinan Ika Isnafuri, SKM., MM.
Para staf Puskesmas Kibang Budi Jaya menyampaikan sikap tersebut melalui surat pernyataan tertulis.
Dalam surat itu, mereka memuat delapan poin keberatan terhadap kepemimpinan kepala puskesmas sekaligus meminta Dinas Kesehatan Tubaba tidak menunggu hingga akhir 2026 untuk melakukan pergantian.
Delapan Poin Keberatan Staf
Dalam surat pernyataan tersebut, para tenaga medis dan staf meminta penurunan jabatan Ika Isnafuri dari posisi pimpinan Puskesmas Kibang Budi Jaya.
Mereka mencantumkan delapan alasan yang menjadi dasar permohonan tersebut, yaitu:
- Otoriter dan anti kritik.
- Lepas tangan saat ada masalah.
- Kurang empati dan tidak peduli kesejahteraan staf.
- Transparansi anggaran yang buruk.
- Manajemen mikro.
- Pilih kasih atau favoritisme.
- Arogan.
- Tidak profesional karena mencampuradukkan masalah pribadi ke dalam pekerjaan.
Poin-poin tersebut merupakan penilaian dan keberatan yang para staf sampaikan dalam surat pernyataan mereka.
Staf Puskesmas Kibang Budi Jaya Temui Kepala Dinas
Sebelumnya, para staf menghadap Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, pada Rabu, 23 September 2026. Pertemuan itu berlangsung di ruang Asisten III Pemerintah Kabupaten Tubaba.
Menurut para staf, Kepala Dinas Kesehatan menyarankan mereka menyampaikan keberatan melalui surat pernyataan tertulis yang mereka tandatangani.
Para staf kemudian menyerahkan surat tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan pada Selasa, 29 September 2026.
“Jadi sebelum kami membuat surat pernyataan itu, pada Rabu tanggal 23 September 2026 kami menghadap kepala Dinas Bapak Majril, di Pemda ruang Asisten 3, dan pertemuan itu kepala dinas menyarankan agar membuat pernyataan secara tertulis dan di tanda tangani, lalu sudah kami lakukan itu membuat surat pernyataan, pada Selasa 29 September 2026 kami mengantarkan surat pernyataan ke Dinkes bertemu dengan pak Kadis, ” ucap puluhan staf Puskesmas ini kepada media, Sabtu (10/10/2026)
Dinas Kesehatan Turunkan Tim
Selanjutnya, pada Kamis, 8 Oktober 2026, empat perwakilan Dinas Kesehatan Tubaba mendatangi Puskesmas Kibang Budi Jaya.
Tim tersebut terdiri atas Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Arum, Kabid Kepegawaian Yarma, serta Eka dan Abdul.
Menurut para staf, tim Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pihak dinas masih menunggu hingga akhir tahun untuk mengganti kepala puskesmas.
Namun, para staf meminta pergantian berlangsung lebih cepat. Mereka mengaku sudah tidak nyaman bekerja di bawah kepemimpinan saat ini.
“Hasil turun dari tim Dinkes tubaba mengatakan pesan kepala Dinas tetap menunggu akhir tahun untuk di gantikan kapusnya, itu di sampaikan oleh buk arum, tapi kami sudah tidak nyaman dan betah lagi sehingga kami minta saat ini agar kepala Puskesmas nya di ganti, ” Pinta mereka (para tenaga medis).
Staf Puskesmas Minta Pemerintah Turun Tangan
Para tenaga medis dan staf kemudian meminta Bupati Tubaba, Wakil Bupati, DPRD, Sekretaris Daerah, serta Kepala Dinas Kesehatan segera menanggapi persoalan tersebut.
Mereka menegaskan bahwa tuntutan utama mereka hanya meminta pergantian kepala puskesmas.
Sementara itu, mereka menyerahkan keputusan mengenai sosok pengganti kepada Dinas Kesehatan.
“Kami hanya minta ganti saja kapusnya, jadi untuk pengganti nya siapa saja itu terserah dinas saja yang penting kami minta di ganti segera jangan menunggu sampai akhir tahun ini, karena kami kerja mau nyaman, kita melayani masyarakat dengan maksimal, karena apapun bentuknya ya kami ini lah yang garda terdepan melayani para pasien, kami memohon dan meminta kepada bupati, wakil bupati, DPRD,sekda dan kepala dinas kesehatan agar segera mengganti kepala Puskesmas ini, ” Tegas mereka.
Kepala Puskesmas Belum Memberikan Tanggapan
Sementara itu, saat awak media mendatangi UPTD Puskesmas Kibang Budi Jaya untuk meminta konfirmasi, Ika Isnafuri tidak berada di tempat.
“Kepala Puskesmas nya tidak ada, ” Kata salah satu staf yang ada di Puskesmas.
Hingga berita ini tayang, Ika Isnafuri belum memberikan tanggapan terkait keberatan dan tuntutan para tenaga medis serta staf tersebut.
NU Media Jati Agung akan berupaya meminta konfirmasi kepada pihak kepala puskesmas dan Dinas Kesehatan Tubaba untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai persoalan ini. ( Wawan Hidayat )

