Ahmad Ansori Perkuat Ukhuwah dan Khidmah Nahdlatul Ulama
Lampung Selatan, Nu Media Jati Agung— Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Jati Agung, Kyai Ahmad Ansori, mendorong penguatan ukhuwah dan khidmah dalam persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN).
Ia menyampaikan pesan tersebut dalam rapat konsolidasi dan finalisasi persiapan HSN yang berlangsung di kediaman Ketua Panitia, Waryanto, Desa Margo Lestari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (15/10/2026).
Rapat tersebut melibatkan jajaran pengurus MWC NU, pimpinan badan otonom (Banom), Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, serta tokoh agama dan alim ulama setempat.
Pertemuan ini membahas koordinasi organisasi dan persiapan pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional.
Ahmad Ansori Tekankan Ukhuwah dan Ketaatan Organisasi
Dalam arahannya, Ahmad Ansori menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, mengikuti garis organisasi, dan meningkatkan semangat pengabdian kepada umat.
Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota Banom NU untuk menjaga soliditas serta menghindari hal-hal yang berpotensi memecah persatuan.
“Peringatan Hari Santri Nasional ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan semangat khidmah kepada Nahdlatul Ulama serta masyarakat,”ujarnya.
Selain itu, ia mendorong seluruh unsur organisasi untuk berkoordinasi sesuai arahan pimpinan dan struktur MWC NU Jati Agung.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam menyukseskan agenda bersama.
“Kami mengajak seluruh badan otonom, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, hingga Banser, untuk tetap solid dan mengikuti arahan organisasi. Mari kita jaga kebersamaan dan jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan,” kata dia.
Hari Santri Jadi Momentum Menghormati Perjuangan Santri
Peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk mengenang peran santri dan ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, MWC NU Jati Agung mempersiapkan kegiatan tersebut dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan.
Panitia juga berupaya merangkul pondok pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan lembaga pendidikan keagamaan di wilayah Jati Agung, baik zona barat maupun timur.
“Kami juga ingin merangkul seluruh pondok pesantren, TPQ, dan lembaga pendidikan keagamaan di wilayah Jati Agung, baik zona barat maupun timur, agar peringatan Hari Santri Nasional ini menjadi milik bersama,” jelasnya.
Melalui koordinasi yang lebih luas, panitia berharap para santri, pengasuh pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan dapat berpartisipasi dalam peringatan HSN.
Dengan demikian, kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan warga Nahdliyin.
Konsolidasi Perkuat Persiapan Panitia HSN
Rapat konsolidasi menjadi bagian dari upaya panitia mematangkan persiapan menjelang puncak peringatan Hari Santri Nasional.
Melalui pertemuan tersebut, jajaran pengurus dan Banom memperkuat komunikasi serta menyelaraskan langkah dalam pelaksanaan kegiatan.
Kehadiran Kyai Ahmad Ansori dalam rapat menunjukkan keterlibatannya dalam mengawal persiapan kegiatan organisasi.
Ia juga mengajak seluruh unsur yang terlibat untuk menjaga kekompakan dan semangat pengabdian selama menjalankan tugas.
“Harapan kami, seluruh jajaran pengurus dan panitia dapat bekerja sama dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab sehingga peringatan Hari Santri Nasional berjalan lancar, khidmat, dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” tutupnya.
Selanjutnya, panitia perlu menuntaskan koordinasi dengan pondok pesantren, TPQ, dan lembaga pendidikan keagamaan agar seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.
MWC NU Jati Agung Targetkan Peringatan HSN Berjalan Khidmat
Melalui konsolidasi tersebut, MWC NU Jati Agung berupaya membangun kebersamaan antara pengurus, Banom, tokoh agama, dan masyarakat.
Panitia juga menempatkan koordinasi organisasi, keterlibatan lembaga pendidikan, dan semangat khidmah sebagai bagian penting dalam persiapan peringatan HSN.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, MWC NU Jati Agung berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat berlangsung lancar, khidmat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Jati Agung.(Erwin indra saputra).

