NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Polda Lampung Buru 8 Tahanan Kabur Way Kanan

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung โ€“ Polda Lampung buru 8 tahanan kabur Way Kanan setelah delapan orang melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polres Way Kanan pada Minggu (22/2).

Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung. Menanggapi kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung mengejar para tahanan secara intensif.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyatakan bahwa jajarannya terus mengoptimalkan pencarian terhadap delapan tahanan tersebut.

“Saat ini sedang dilakukan pencarian terhadap para tahanan yang kabur tersebut,” kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Senin.

Propam dan Reserse Turun Tangan

Selain itu, Polda Lampung menginstruksikan jajaran Propam, Dirreskrimum, dan Dirreskrimsus untuk membantu Polres Way Kanan. Melalui instruksi tersebut, Polda Lampung memperkuat koordinasi dan memperluas area pengejaran.

Dia mengatakan bahwa, Polda Lampung sudah menginstruksikan jajaran Propam, Dirreskrimum dan Dirreskrimsus untuk membantu Polres Way Kanan untuk melakukan pengejaran.

Selanjutnya, Kapolda Lampung mengimbau para tahanan agar segera menyerahkan diri. Ia menegaskan imbauan tersebut bertujuan mencegah tindakan tegas dari aparat kepolisian.

“Kami mengimbau kepada para tahanan yang kabur untuk segera menyerahkan diri guna menghindari tindakan tegas dari aparat kepolisian,” kata dia.

Propam Periksa Anggota Bertugas

Di sisi lain, Kapolda Lampung meminta keluarga yang mengetahui keberadaan para tahanan agar segera melapor kepada kepolisian. Ia berharap keluarga ikut membantu proses penegakan hukum.

Gambar Artikel

Ia juga meminta kepada pihak keluarga yang mengetahui keberadaan tahanan tersebut agar segera memberikan informasi dan menyerahkannya ke kantor polisi secara baik-baik.

“Kami sudah sampaikan kepada pihak keluarga untuk menyerahkan diri secara baik-baik atau segera diserahkan ke kantor polisi terdekat,” kata dia.

Lebih lanjut, Polda Lampung mengevaluasi sistem pengamanan rutan. Bidang Propam Polda Lampung kini mendalami kemungkinan kelalaian prosedur saat kejadian berlangsung.

Kapolda Lampung juga menegaskan bahwa pihaknya memeriksa anggota yang bertugas saat peristiwa terjadi sebagai bagian dari evaluasi internal.

“Bid Propam Polda Lampung kini tengah mendalami potensi kelalaian prosedur dalam pengamanan rutan. Propam sudah memeriksa anggota yang bertugas saat kejadian. Kami berharap para tahanan dapat segera kembali diamankan,” kata dia.

(Ahmad Royani, S.H.I)