Kemenkeu Finalisasi Skema Utang Whoosh
Jakarta,NU Media Jati Agung —Kementerian Keuangan masih memfinalisasi pengalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh kepada pemerintah. Proses ini tetap berjalan setelah pergantian Menteri Keuangan.
Pengalihan Saham Masih Berjalan
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Evita Manthovani mengatakan pemerintah telah menetapkan skema pengalihan saham tersebut dan membahasnya secara rinci.
“Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi. Skema telah ditetapkan, telah dibahas secara detail,” kata Evita dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Pemerintah sebelumnya merencanakan pengambilalihan seluruh saham PSBI di KCIC. PSBI saat ini memegang 60% saham KCIC dari pihak Indonesia, sedangkan konsorsium perusahaan China memiliki 40% saham lainnya.
Skema Tidak Melibatkan APBN
Evita menegaskan skema yang pemerintah siapkan tidak melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kemenkeu masih memetakan sejumlah aspek agar proses pengalihan berjalan secara terencana dan tidak mengganggu operasional.
“Dan untuk itu kita saat ini juga supaya pengalihan nanti berjalan dengan terencana tepat dan juga bisa operasional, tentu diperlukan untuk pemetaan beberapa aspek, antara lain finansial, aspek bisnis, operasional, dan tentu hukumnya,” ujarnya.
Selain itu, Kemenkeu terus mengkaji aspek finansial, bisnis, operasional, dan hukum sebelum proses pengalihan berjalan sepenuhnya.
Kemenkeu Lakukan Due Diligence
Saat ini Kemenkeu menjalankan uji tuntas atau due diligence sekaligus mengevaluasi nilai saham PSBI yang akan dialihkan kepada pemerintah.
“Saat ini di Kementerian Keuangan sedang berjalan, yaitu due diligence oleh Kementerian Keuangan, dan juga evaluasi nilai saham terhadap saham PSBI yang akan dialihkan. Dan secara paralel penyusunan Perpres juga sedang kami lakukan,” jelas Evita.
Pada saat yang sama, pemerintah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai bagian dari proses pengalihan tersebut. Kemenkeu juga terus berkoordinasi dengan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Pengalihan 60 Persen Saham Whoosh
Rencana pengalihan saham sebelumnya menargetkan penyelesaian pada pertengahan September 2026. Melalui skema tersebut, kepemilikan 60% saham KCIC dari pihak Indonesia akan beralih kepada pemerintah melalui Kementerian Keuangan.
Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa saat masih menjabat sebagai Menteri Keuangan menyebut penyelesaian kewajiban tersebut akan ditangani melalui Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan.
Dengan demikian, hingga Jumat (18/9/2026), proses pengalihan saham masih berada pada tahap finalisasi. Pemerintah juga masih menjalankan due diligence, evaluasi nilai saham, penyusunan Perpres, serta koordinasi antarlembaga. (Hadi Winoto)

