Saddil Ramdani Rindu Kembali Membela Timnas Indonesia
Jakarta, NU Media Jati Agung – Saddil Ramdani rindu Timnas Indonesia setelah lebih dari dua tahun absen membela skuad Garuda. Pemain sayap Persib Bandung itu menyampaikan kerinduannya saat ditemui di GOR Universitas Negeri Jakarta, Minggu (18/1/2026). Selain itu, ia menegaskan keinginan kuat setiap pemain untuk kembali mengenakan seragam merah putih dan berjuang bersama tim nasional Indonesia.
Saddil Ramdani menilai kesempatan membela Timnas Indonesia selalu menjadi impian utama bagi setiap pesepak bola nasional. Oleh karena itu, ia terus menjaga motivasi dan kesiapan agar dapat kembali bersaing di level tertinggi.
Sebelum menyampaikan pernyataannya, Saddil menjelaskan bahwa kerinduan tersebut muncul karena semangat membela negara tidak pernah padam dalam diri para pemain Indonesia.
“Kami sebagai pemain Indonesia tentu rindu untuk bermain di timnas Indonesia. Siapa yang tidak ingin membela Timnas Indonesia, semua pasti ingin,” kata Saddil saat ditemui di GOR Universitas Negeri Jakarta, Minggu.
Ia kemudian menegaskan tekadnya untuk terus membuktikan kualitas diri agar kembali mendapat kepercayaan.
“Selalu, selalu ingin membuktikan diri bahwa kami itu bisa juga untuk bersaing di timnas Indonesia,” katanya melanjutkan.
Harapan Saddil Ramdani kepada Pelatih Baru Timnas
PSSI sebelumnya mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Saddil Ramdani berharap pelatih asal Inggris itu dapat menetap dengan nyaman di Indonesia sehingga mampu memantau perkembangan pemain lokal secara maksimal.
Selain itu, Saddil menilai dukungan publik sangat penting agar program pelatih baru berjalan optimal dan mampu membawa Timnas Indonesia ke arah yang lebih maju.
Sebelum menyampaikan harapannya, Saddil menekankan pentingnya kenyamanan pelatih dalam menjalankan tugas di Indonesia.
“Harapan saya adalah dia (John Herdman) nyaman untuk tinggal di Indonesia, itu yang pertama. Banyak dukungan dari masyarakat Indonesia untuk program dia ke depannya, bagaimana timnas Indonesia ini bisa lebih berkembang dan maju. Dan, buat saya adalah semoga sukses untuk di awal kedatangan di Indonesia dan di akhir dia berada di sini,” kata pemain yang pernah bermain di klub Malaysia, Sabah, itu.
Peran Adaptasi Pemain dalam Kesuksesan Persib Bandung
Di level klub, Saddil Ramdani turut berkontribusi membawa Persib Bandung menjadi juara paruh pertama BRI Super League 2025/2026. Menurutnya, adaptasi pemain dan kepemimpinan tim menjadi faktor utama keberhasilan Maung Bandung menjalani setengah musim kompetisi.
Ia menjelaskan bahwa proses adaptasi berjalan baik karena dukungan pelatih, kapten tim, dan pemain senior yang terus menjaga motivasi seluruh skuad.
Sebelum memberikan penilaiannya, Saddil menegaskan bahwa kebersamaan tim menjadi kunci konsistensi performa.
“Adaptasi karena memang banyak pemain baru juga semua. Terus, utamanya adalah pelatih juga yang mempertegas situasi. Kapten dan teman-teman yang lain, yang mungkin lebih banyak yang lebih senior. Jadi, secara keseluruhan saling memotivasi ke depannya bagaimana tim ini bisa menjadi lebih baik,” tutur pemain berusia 27 tahun itu.
Thom Haye Dinilai Bawa Dampak Positif bagi Persib
Selain adaptasi tim, Saddil Ramdani juga menilai kehadiran Thom Haye memberi pengaruh besar bagi Persib Bandung. Ia menyebut pemain Timnas tersebut memiliki mentalitas kompetitif yang patut dicontoh oleh seluruh pemain.
Menurut Saddil, pengalaman Thom Haye di Eropa memberikan pelajaran berharga dalam hal profesionalisme dan motivasi bermain.
Sebelum menyampaikan penilaiannya, Saddil menekankan pentingnya meniru mental juara dari pemain berpengalaman internasional.
“Sangat bagus, sangat luar biasa pemain tersebut (Thom Haye), sangat kompetitif. Jadi, kita perlu mencontoh apa yang menjadi mentalitas dia dalam bermain, memotivasi diri dia dan seluruh pemain. Saya rasa mereka sangat profesional. Jadi, saya pun perlu belajar dari mereka yang sudah bermain lama di Eropa,” ujar pemain yang mengawali karier profesional di Persela Lamongan itu. (Ahmad Royani, S.H.I)

