NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Polisi Tangkap Pembunuh, Mayat Disimpan di Freezer Bekasi

Jakarta, NU Media Jati Agung – Polisi tangkap pembunuh dalam kasus mayat yang pelaku simpan di freezer di Bekasi setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan dua terduga pelaku.

Peristiwa ini terjadi di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (28/3).

Selain itu, aparat langsung bergerak cepat setelah warga melaporkan penemuan mayat di dalam kios ayam geprek di kawasan tersebut.

Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyatakan bahwa timnya menangkap dua pelaku dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, polisi melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya mengungkap identitas pelaku. Setelah itu, petugas langsung menangkap kedua pelaku.

Dalam keterangannya, ia menyampaikan:
“Dua orang pelakunya, inisialnya DS alias A dan S,”

Namun demikian, penyidik masih terus mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut.

Polisi Temukan Korban di Dalam Freezer

Sementara itu, polisi menemukan korban dalam kondisi mengenaskan di dalam freezer. Selain itu, petugas melihat tubuh korban tidak utuh.

Meski begitu, aparat belum mengungkap secara rinci penyebab kematian korban karena penyidik masih melanjutkan proses penyelidikan.

Penemuan Mayat Gegerkan Warga

Sebelumnya, penemuan mayat di dalam freezer di kios ayam geprek Blok D33 menggegerkan warga Perumahan Mega Regency.

Gambar Artikel

Korban yang akrab disapa Pak Bedul bekerja sebagai pegawai di kios tersebut. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria berusia sekitar 45 tahun itu.

Polisi Olah TKP di Lokasi

Selanjutnya, Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendatangi lokasi pada Minggu untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam proses itu, petugas bekerja sama dengan jajaran Polres Metro Bekasi untuk mengumpulkan bukti dan memperkuat penyelidikan.

Warga Kenal Korban sebagai Sosok Ramah

Di sisi lain, warga sekitar mengenal korban sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Oleh karena itu, kejadian ini menimbulkan duka mendalam di lingkungan sekitar.

Sebelum memberikan keterangan, warga menceritakan kebiasaan korban yang sering berinteraksi dengan pedagang lain.

“Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini,” ujar Ali, salah satu pedagang di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, Ali mengaku mengetahui kejadian tersebut saat suasana di lokasi mendadak ramai karena polisi datang.

“Saya baru tahu saat sudah ramai sekitar jam 1 siang kemarin. Polisi membawa jenazah korban dengan kantung mayat,” ungkap Ali. (Ahmad Royani, S.H.I.,)