Muktamar Ke-35 NU Segera Diputuskan, PBNU Tentukan Lokasi Besok
Jakarta, NU Media Jati Agung ā Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menentukan lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU pada Selasa (7/7/2026).
PBNU akan membahas penentuan lokasi Muktamar Ke-35 NU dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah di Gedung PBNU,Jalan Kramat Raya 164, Salemba, Jakarta Pusat.
Ketua PBNU, KH Ulil Abshar Abdalla, mengatakan rapat akan membahas hasil survei terhadap sejumlah calon lokasi.

Setelah membahas hasil survei, PBNU akan menetapkan tuan rumah Muktamar Ke-35 NU.
Ā “Besok akan didiskusikan hasil survei ini dan insyaallah besok akan diambil keputusan di mana muktamar akan diadakan,” kata Gus Ulil kepada NU Online, Senin (6/7/2026).

Tim PBNU Survei Sembilan Pondok Pesantren
Tim survei PBNU telah mengunjungi sembilan pondok pesantren di lima provinsi pada Sabtu hingga Ahad (4ā5/7/2026).
Survei itu menjadi bagian dari proses penentuan lokasi Muktamar Ke-35 NU.

“Beberapa lokasi yang menjadi calon muktamar sudah disurvei pada Sabtu dan Minggu. Ada Pondok Lirboyo, ada pesantren di Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, DKI Jakarta, dan Cirebon,” ujar Gus Ulil.
Tim mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri. Tim juga mendatangi sejumlah pondok pesantren di Cirebon, Jakarta, Sumatera Barat, serta Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Hasil Survei Masuk Pembahasan Rapat PBNU
Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, menjelaskan bahwa PBNU membentuk tim survei sebagai tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026.
Kegiatan itu berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur.

Menurut Amin, Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah akan membahas hasil survei pada Selasa (7/7/2026) untuk menentukan lokasi Muktamar Ke-35 NU.
Ā “Insyaallah, pada Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah tanggal 7 Juli itu sudah bisa diputuskan mengenai lokasi Muktamar yang final,” katanya.
Sejumlah Pesantren Jadi Kandidat Tuan Rumah
Amin menyebut tim survei mengunjungi Pondok Pesantren Syekh Al-Falah di Padang, Sumatera Barat.
Tim juga meninjau Pondok Pesantren Al-Hamid dan Pondok Pesantren Daarurrahman di Jakarta.
Selain itu, tim mendatangi Pondok Pesantren Buntet, Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, dan Pondok Pesantren Kempek di Cirebon, Jawa Barat. Tim juga mengunjungi Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur.
PBNU juga mempertimbangkan Pondok Pesantren Tambakberas di Jombang sebagai lokasi pembukaan Muktamar.
Tim survei PBNU masih akan meninjau Pondok Pesantren Tambakberas sebelum PBNU menetapkan keputusan.
“Ada juga kemungkinan Pondok Pesantren Tambakberas, dengan catatan Tambakberas akan disurvei untuk lokasi pembukaan Muktamar. Kemudian yang kelima ada Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu di Lombok,” jelas Amin.
PBNU akan menggelar Muktamar Ke-35 NU pada 1ā5 Agustus 2026. Pengurus PBNU akan mengumumkan lokasi penyelenggaraan setelah menyelesaikan rapat gabungan. (Erwin Indra Saputra)

