Prabowo dan Raja Yordania Tegaskan Komitmen Dukung Palestina
Jakarta, NU Media Jati Agung – Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II memperkuat komitmen dukung Palestina melalui pertemuan bilateral dan jamuan kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Jumat malam. Pertemuan itu menghadirkan para delegasi Kerajaan Hashemite Yordania dan berlangsung dalam suasana persaudaraan yang hangat.
Presiden Prabowo membuka acara dengan penegasan hubungan kedua negara yang terus tumbuh melalui solidaritas terhadap rakyat Palestina.
“Hubungan kita berakar kuat pada persaudaraan dan persahabatan yang teguh, serta pada solidaritas berkelanjutan terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk kemerdekaan mereka,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam keterangan Tim Media Presiden di Jakarta.
Indonesia dan Yordania Jaga Persaudaraan Lebih dari Tujuh Dekade
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia dan Yordania membangun hubungan lebih dari tujuh dekade dan terus bergerak bersama dalam dukungan moral maupun politik bagi perjuangan Palestina. Beliau menegaskan bahwa kedua negara tidak sekadar menjalin diplomasi, melainkan membangun ikatan persaudaraan yang kokoh.
Ikatan Personal Prabowo dengan Kerajaan Hashemite
Presiden Prabowo kemudian mengalirkan cerita mengenai kedekatan personal yang selalu ia kenang dengan Kerajaan Hashemite Yordania. Ia menceritakan kembali bagaimana Yordania menyambutnya ketika ia menghadapi situasi paling berat dalam hidupnya lebih dari dua dekade lalu.
“Saya memiliki ikatan emosional yang khusus dengan Kerajaan Hashemite. Pada waktu itu saya sedang menghadapi salah satu periode paling sulit dalam karier saya dan pada saat itulah saya merasakan persahabatan dan kebersamaan dari Yang Mulia,” kata Presiden Prabowo Subianto.
Hubungan Strategis Indonesia–Yordania Terus Menguat
Presiden Prabowo menegaskan bahwa ikatan personal tersebut terus memperkuat hubungan strategis kedua negara. Ia mengajak kedua bangsa untuk terus bergerak bersama demi perdamaian global, termasuk perjuangan diplomatik bagi Palestina.
“Mohon terima harapan terbaik kami bagi kemakmuran kedua negara. Semoga persahabatan kita terus tumbuh dan lestari,” ujar Presiden. (Ahmad Royani, S.H.I)

