KIP Kuliah Unila 1.319 Lolos SNBP
Bandar Lampung, NU Media Jati Agung ā Universitas Lampung (Unila) mencatat 1.319 calon mahasiswa penerima KIP Kuliah Unila lolos jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Data ini menunjukkan minat tinggi terhadap program bantuan pendidikan. Program ini juga membuka akses kuliah bagi siswa kurang mampu.
Selain itu, Unila menerima 2.866 calon mahasiswa dari jalur SNBP. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka lolos karena memenuhi syarat prestasi akademik maupun non-akademik.
Verifikasi dan Penetapan Pusat
Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Unila, Hero Satrian Arief, menjelaskan jumlah penerima KIP Kuliah.
Pihak kampus memverifikasi data sesuai aturan nasional. Namun, pemerintah pusat menetapkan status akhir penerima bantuan.
“Total jalur SNBP, Unila menerima sebanyak 2.866 calon mahasiswa dan 1.319 merupakan penerima KIP,” kata Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Unila Hero Satrian Arief di Bandarlampung, Rabu.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat menentukan status eligible. Kampus hanya mengikuti hasil tersebut.
“Penetapan eligible atau tidak itu ada ranah Pusat, kami berharap ada kemungkinan penerima bantuan KIP yang eligeble bertambah,” kata dia.
Solusi bagi Non-Eligible
Unila tetap menyiapkan solusi bagi mahasiswa yang belum masuk kategori eligible. Kampus ingin memastikan semua mahasiswa tetap kuliah.
Pihak kampus menegaskan komitmen untuk membuka akses pendidikan bagi semua.
“Ya itu kan yang eligible baru 647, nanti sisanya Unila akan memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) terendah untuk calon mahasiswa yang lolos SNBP dengan KIP. Tetapi kami harap penerima bantuan KIP-Kuliah dari pusat dapat bertambah,” kata dia.

Selain itu, kebijakan ini membantu mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi. Dengan begitu, mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan.
Wawancara dan Pendataan Ulang
Unila memastikan seluruh penerima KIP tetap mendapat perhatian. Kampus menyiapkan proses lanjutan untuk itu.
Pihak kampus akan memanggil mahasiswa. Mereka akan menjalani wawancara langsung.
“Artinya tidak ada alasan untuk penerima KIP tidak kuliah. Nanti juga kami akan memanggil seluruh penerima KIP untuk diwawancarai dan juga bila ada yang keberatan bisa melapor,” kata Hero Satrian Arief.
Langkah ini membantu kampus memahami kondisi ekonomi mahasiswa. Selain itu, kampus bisa mengambil kebijakan yang tepat.
Peluang Akses Pendidikan Semakin Terbuka
Program KIP Kuliah terus membuka akses pendidikan tinggi. Program ini membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Selain itu, program ini mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini penting bagi pembangunan nasional.
Di sisi lain, jalur SNBP memberi peluang bagi siswa berprestasi. Mereka bisa kuliah tanpa mengikuti tes tertulis.
Oleh karena itu, SNBP dan KIP Kuliah saling melengkapi. Keduanya memperluas pemerataan pendidikan, khususnya di Lampung. (Ahmad Royani, S.H.I)

