NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

KAI: Korban Meninggal Bekasi Timur Jadi 16 Orang

Korban Meninggal Bekasi Timur Bertambah

Jakarta, NU Media Jati Agung – Korban meninggal Bekasi Timur akibat insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, terus bertambah.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 16 orang dari total 107 korban pada kejadian Senin (27/4) malam.

Peristiwa tersebut melibatkan tabrakan antar kereta api yang menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka serta merusak rangkaian kereta.

Data Korban dan Penanganan

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah korban.

“Hingga saat ini tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Selain itu, Anne menjelaskan bahwa tim medis sudah menangani sebagian korban luka. Petugas mengizinkan 43 penumpang pulang, sementara tim medis masih merawat korban lainnya di rumah sakit.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” lanjutnya.

Uji Coba Operasional Mulai Dilakukan

Di sisi lain, KAI mulai memulihkan layanan KRL di lintas Bekasi-Cikarang. Tim teknis menjalankan proses pemulihan secara bertahap setelah mereka menyelesaikan evakuasi sarana dan prasarana.

Gambar Artikel

Anne menjelaskan bahwa pada Rabu (29/4) pukul 11.55 WIB, rangkaian kereta uji coba melintas di Stasiun Bekasi Timur sebagai bagian dari pengujian kesiapan lintas.

“Uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali berjalan. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan,” ucap Anne.

Posko dan Pengembalian Barang Korban

Selanjutnya, KAI tetap memprioritaskan penanganan korban di tengah proses pemulihan operasional. Petugas mendata barang milik korban yang mereka temukan di lokasi, lalu KAI menyerahkan barang tersebut kepada keluarga secara bertahap.

Selain itu, KAI membuka posko informasi di dua lokasi, yaitu Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban serta Stasiun Gambir untuk melayani penumpang kereta jarak jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian bea tiket.

(Ahmad Royani, S.H.I)