Jombang, NU Media Jati Agung ā Gus Kikin diharapkan mampu merangkul semua elemen di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026ā2031.
Harapan tersebut disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, KH Fahmi Amrullah Hadzik atau Gus Fahmi.
Gus Fahmi menilai Gus Kikin sebagai sosok pemimpin yang humble, akrab, dan entengan atau suka membantu.
Keduanya juga telah mengenal satu sama lain sejak sekitar satu dekade lalu ketika sama-sama aktif mengabdi di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Gus Kikin Dinilai Akrab dan Suka Membantu
Gus Kikin saat itu mendampingi almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah sebagai Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng. Dari kedekatan tersebut, Gus Fahmi mengenal karakter Gus Kikin dalam keseharian.
Menurut Gus Fahmi, Gus Kikin memiliki pembawaan yang akrab dan mudah bergaul. Selain itu, ia juga melihat Gus Kikin sebagai sosok yang ringan membantu orang lain.
Gus Fahmi kemudian menceritakan pengalamannya ketika beberapa kali sarapan bersama Gus Kikin. Dalam kesempatan tersebut, keduanya berbincang mengenai pesantren dan NU.
“Beliau ini memang sosok yang akrab dan humble, ya. Jadi, beberapa kali saya dan beliau itu mungkin sarapan bareng, bicara-bicara tentang pondok, tentang NU, dan orang yang entengan kalau saya melihat beliau itu,” ujar Gus Fahmi, Senin (7/9/2026) diberitakan NU Online Jombang.
Gaya Komunikasi Gus Kikin Dinilai Teduh
Selain sifatnya yang suka membantu, Gus Fahmi menilai Gus Kikin memiliki gaya komunikasi yang santun dan teduh. Menurutnya, Gus Kikin tidak menyampaikan sesuatu dengan gaya yang meledak-ledak.
Karena itu, Gus Fahmi berharap karakter tersebut dapat membantu Gus Kikin menghadirkan suasana yang lebih tenang di tubuh NU.
Ia juga berharap kepemimpinan Gus Kikin dapat membawa NU menjadi organisasi yang teduh dan tidak gaduh.
“Gaya beliau kalau bicara kan kita sering lihat, beliau kalau berbicara tidak meledak-ledak tapi teduh. Maka kita berharap NU ini, NU yang teduh dan bukan NU yang gaduh. Nah, nanti kita berharap dengan gaya kepemimpinan yang teduh ini bisa merangkul semua kalangan,” ungkapnya.
Gus Kikin Pimpin PBNU Masa Khidmah 2026ā2031
Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026ā2031 dalam Muktamar ke-35 NU.
Muktamar tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27ā31 Agustus 2026.
Setelah Muktamar selesai, Gus Fahmi berharap kepengurusan PBNU yang baru dapat merangkul berbagai elemen.
Ia juga berharap kepengurusan tersebut tidak hanya melibatkan kelompok tertentu.
Harapan untuk Kepengurusan PBNU yang Inklusif
Gus Fahmi secara khusus berharap Gus Kikin dapat memberikan ruang kepada para tokoh yang sebelumnya berkompetisi dalam Muktamar ke-35 NU.
Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkuat kebersamaan dalam kepengurusan PBNU.
Karena itu, ia berharap Gus Kikin membentuk kabinet PBNU yang inklusif dan mampu merangkul semua kalangan.
“Maka kami juga berharap agar kabinet PBNU yang akan datang ini menjadi kabinet yang inklusif, jadi inklusif itu ya merangkul semua kalangan, termasuk mereka, beliau-beliau yang kemarin berkompetisi dengan beliau,” pungkas Gus Fahmi.
(Ahmad Royani, S.H.I)

