Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah, Berikut Lafal Lengkapnya

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah Menjelang 1 Muharram 1448 H

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung — Doa akhir dan awal tahun Hijriah menjadi amalan yang banyak dibaca umat Islam menjelang pergantian tahun baru Islam. Pada Senin (15/6/2026), kalender Hijriah memasuki 29 Dzulhijjah 1447 H.

Apabila hilal terlihat pada sore hari, maka umat Islam akan memasuki 1 Muharram 1448 H sebagai awal tahun baru Hijriah.

Momentum pergantian tahun Hijriah tidak hanya menjadi penanda perubahan waktu. Selain itu, momen ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir sekaligus memanjatkan harapan terbaik untuk tahun yang akan datang.

Habib Utsman bin Yahya Cantumkan Doa dalam Maslakul Akhyar

Dalam kitab Maslakul Akhyar, Mufti Jakarta abad ke-19 hingga awal abad ke-20, Habib Utsman bin Yahya, mencantumkan doa akhir tahun dan doa awal tahun yang banyak diamalkan umat Islam hingga saat ini.

Doa akhir tahun dibaca sebelum waktu Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah. Sementara itu, doa awal tahun dibaca setelah Maghrib pada malam 1 Muharram.

Hal tersebut karena sistem penanggalan Hijriah menghitung pergantian hari setelah matahari terbenam.

Selain dibaca sebagai bentuk syukur, doa tersebut juga menjadi sarana memohon ampunan atas kesalahan yang telah dilakukan serta memohon perlindungan dan keberkahan pada tahun yang baru.

Waktu Membaca Doa Awal Tahun

Menurut tradisi yang berkembang di kalangan umat Islam, doa awal tahun dibaca sebanyak tiga kali setelah Maghrib pada malam 1 Muharram.

Dengan demikian, umat Islam berharap memperoleh anugerah, keberkahan, serta bimbingan Allah SWT sepanjang tahun yang akan dijalani.

Lafal Doa Akhir Tahun Hijriah

Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘Ł°Ł‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ł…ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŁ…ŁŁ„Ł’ŲŖŁ مِنْ Ų¹ŁŽŁ…ŁŽŁ„Ł فِي هٰذِهِ Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŁ†ŁŽŲ©Ł Ł…ŁŽŲ§ Ł†ŁŽŁ‡ŁŽŁŠŁ’ŲŖŁŽŁ†ŁŁŠ Ų¹ŁŽŁ†Ł’Ł‡Ł ŁˆŁŽŁ„ŁŽŁ…Ł’ Ų£ŁŽŲŖŁŲØŁ’ Ł…ŁŁ†Ł’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ­ŁŽŁ„ŁŁ…Ł’ŲŖŁŽ ŁŁŁŠŁ’Ł‡Ų§ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ‘ŁŽ ŲØŁŁŁŽŲ¶Ł’Ł„ŁŁƒŁŽ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁŽ Ł‚ŁŲÆŁ’Ų±ŁŽŲŖŁŁƒŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ų¹ŁŁ‚ŁŁˆŁ’ŲØŁŽŲŖŁŁŠŁ’ ŁˆŁŽŲÆŁŽŲ¹ŁŽŁˆŁ’ŲŖŁŽŁ†ŁŁŠŁ’ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„ŲŖŁ‘ŁŽŁˆŁ’ŲØŁŽŲ©Ł مِنْ ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁ Ų¬ŁŽŲ±ŁŽŲ§Ų”ŁŽŲŖŁŁŠŁ’ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ł…ŁŽŲ¹Ł’ŲµŁŁŠŁŽŲŖŁŁƒŁŽ ŁŁŽŲ„ŁŁ†Ł‘ŁŁŠ Ų§Ų³Ł’ŲŖŁŽŲŗŁ’ŁŁŽŲ±Ł’ŲŖŁŁƒŁŽ ŁŁŽŲ§ŲŗŁ’ŁŁŲ±Ł’Ł„ŁŁŠŁ’ ŁˆŁŽŁ…ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŁ…ŁŁ„Ł’ŲŖŁ ŁŁŁŠŁ’Ł‡ŁŽŲ§ Ł…ŁŁ…Ł‘ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŲ±Ł’Ų¶ŁŽŁ‰ ŁˆŁŽŁˆŁŽŲ¹ŁŽŲÆŁ’ŲŖŁ‘ŁŽŁ†ŁŁŠ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł Ų§Ł„Ų«Ł‘ŁŽŁˆŁŽŲ§ŲØŁŽ ŁŁŽŲ£ŁŽŲ³Ł’Ų¦ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ Ų£ŁŽŁ†Ł’ ŲŖŁŽŲŖŁŽŁ‚ŁŽŲØŁ‘ŁŽŁ„ŁŽ Ł…ŁŁ†Ł‘ŁŁŠŁ’ ŁˆŁŽŁ„ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŁ‚Ł’Ų·ŁŽŲ¹Ł’ Ų±ŁŽŲ¬ŁŽŲ§Ų¦ŁŁŠŁ’ Ł…ŁŁ†Ł’ŁƒŁŽ ŁŠŁŽŲ§ ŁƒŁŽŲ±ŁŁŠŁ’Ł…Ł

Latin:

AllĆ¢humma mĆ¢ ā€˜amiltu min ā€˜amalin fĆ® hĆ¢dzihi sanati mĆ¢ nahaitanĆ® ā€˜anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fĆ®hĆ¢ ā€˜alayya bi fadhlika baā€˜da qudratika ā€˜alĆ¢ ā€˜uqĆ»batĆ®, wa daā€˜autanĆ® ilat taubati min baā€˜di jarâ’atĆ® ā€˜alĆ¢ maā€˜shiyatik. Fa innĆ® astaghfiruka, faghfirlĆ® wa mĆ¢ ā€˜amiltu fĆ®hĆ¢ mimmĆ¢ tardhĆ¢, wa waā€˜attanĆ® ā€˜alaihits tsawĆ¢ba, fa’as’aluka an tataqabbala minnĆ® wa lĆ¢ taqthaā€˜ rajâ’î minka yĆ¢ karĆ®m.

Artinya:

ā€œTuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Lafal Doa Awal Tahun Hijriah

Ų§ŁŽŁ„Ł„Ł‘Ł°Ł‡ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų£ŁŽŁ†Ł’ŲŖŁŽ Ų§Ł„Ų£ŁŽŲØŁŽŲÆŁŁŠŁ‘Ł Ų§Ł„Ł‚ŁŽŲÆŁŁŠŁ…Ł Ų§Ł„Ų£ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŁ„Ł ŁˆŁŽŲ¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ ŁŁŽŲ¶Ł’Ł„ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ų¹ŁŽŲøŁŁŠŁ’Ł…Ł ŁˆŁŽŁƒŁŽŲ±ŁŁŠŁ’Ł…Ł Ų¬ŁŁˆŁ’ŲÆŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ł…ŁŲ¹ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŁ„ŁŲŒ ŁˆŁŽŁ‡Ł°Ų°ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŲ§Ł…ŁŒ Ų¬ŁŽŲÆŁŁŠŁ’ŲÆŁŒ Ł‚ŁŽŲÆŁ’ Ų£ŁŽŁ‚Ł’ŲØŁŽŁ„ŁŽŲŒ Ų£ŁŽŲ³Ł’Ų£ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ Ų§Ł„Ų¹ŁŲµŁ’Ł…ŁŽŲ©ŁŽ ŁŁŁŠŁ’Ł‡Ł Ł…ŁŁ†ŁŽ Ų§Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁŠŁ’Ų·ŁŽŲ§Ł†Ł ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁˆŁ’Ł„ŁŁŠŁŽŲ§Ų¦ŁŁ‡ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų¹ŁŽŁˆŁ’Ł†ŁŽ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ هٰذِهِ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŁŁ’Ų³Ł Ų§Ł„Ų£ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§Ų±ŁŽŲ©Ł ŲØŁŲ§Ł„Ų³Ł‘ŁŁˆŁ’Ų”ŁŲŒ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų§ŁŲ“Ł’ŲŖŁŲŗŁŽŲ§Ł„ŁŽ ŲØŁŁ…ŁŽŲ§ ŁŠŁŁ‚ŁŽŲ±Ł‘ŁŲØŁŁ†ŁŁŠŁ’ Ų„ŁŁ„ŁŽŁŠŁ’ŁƒŁŽ Ų²ŁŁ„Ł’ŁŁŽŁ‰ ŁŠŁŽŲ§ Ų°ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ų¬ŁŽŁ„ŁŽŲ§Ł„Ł ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų„ŁŁƒŁ’Ų±ŁŽŲ§Ł…Ł

Latin:

AllĆ¢humma antal abadiyyul qadĆ®mul awwal. Wa ā€˜alĆ¢ fadhlikal ā€˜azhĆ®mi wa karĆ®mi jĆ»dikal muā€˜awwal. HĆ¢dzĆ¢ ā€˜Ć¢mun jadĆ®dun qad aqbal. As’alukal ā€˜ishmata fĆ®hi minas syaithĆ¢ni wa auliyâ’ih, wal ā€˜auna ā€˜alĆ¢ hĆ¢dzihin nafsil ammĆ¢rati bis sû’I, wal isytighĆ¢la bimĆ¢ yuqarribunĆ® ilaika zulfĆ¢, yĆ¢ dzal jalĆ¢li wal ikrĆ¢m.

Artinya:

ā€œTuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.ā€

Makna Doa Menyambut Tahun Baru Hijriah

Doa akhir tahun berisi permohonan ampun atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan selama setahun terakhir.

Sementara itu, doa awal tahun berisi harapan agar Allah SWT memberikan perlindungan, petunjuk, dan kekuatan dalam menjalani kehidupan pada tahun yang baru.

Karena itu, kedua doa tersebut menjadi bagian dari tradisi spiritual umat Islam dalam menyambut pergantian tahun Hijriah dengan penuh refleksi, harapan, dan ketakwaan kepada Allah SWT. (ARIF)Ā