ChatGPT Work Resmi Meluncur, Bantu Pengguna Membuat Dokumen hingga Website
Jakarta, NU Media Jati Agung- ChatGPT Work resmi diluncurkan OpenAI sebagai agen kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang membantu pekerja kantoran memanfaatkan kemampuan alat pemrograman tanpa biaya tinggi.
Melalui ChatGPT Work, OpenAI menggabungkan chatbot ChatGPT dengan alat pemrograman Codex untuk memudahkan pengguna membuat dokumen, presentasi, hingga website.
Selain itu, layanan baru tersebut menggunakan model AI terbaru GPT-5.6 yang diperkenalkan OpenAI bersamaan dengan peluncuran ChatGPT Work. Kehadiran layanan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pengguna di berbagai bidang pekerjaan.

ChatGPT Work Sasar Pengguna Non-Programmer
OpenAI merancang ChatGPT Work dan Claude Cowork untuk pengguna non-programmer yang ingin memanfaatkan kemampuan alat pemrograman AI.
Selama ini, alat pemrograman berbasis AI menawarkan kemampuan lebih tinggi dibandingkan chatbot biasa.

Namun, pengguna umumnya memerlukan keahlian teknis untuk mengoperasikannya.
Karena itu, OpenAI menghadirkan ChatGPT Work sebagai layanan yang lebih mudah diakses sekaligus lebih terjangkau dibandingkan produk pesaing.

Perusahaan juga meluncurkan tiga varian model GPT-5.6 agar pengguna dapat memilih sesuai kebutuhan.
GPT-5.6 Tawarkan Performa Cepat dengan Biaya Lebih Murah
Dalam peluncuran ChatGPT Work, Manajer Produk ChatGPT Work, Ty Geri, menjelaskan bahwa model GPT-5.6 mampu membantu berbagai pekerjaan lintas industri.

“Kamu bisa menerapkan kemampuan pemrograman model ini untuk membantu menyelesaikan masalah di berbagai industri,” ucap Ty Geri, Manajer Produk ChatGPT Work.
Ia juga menjelaskan bahwa model GPT-5.6 mampu bersaing dengan model AI lain yang jauh lebih mahal. Selain itu, model tersebut menawarkan kecepatan hingga dua kali lipat dengan biaya yang lebih ramah di kantong.

Model Kecil Tetap Berikan Performa Tinggi
Peluncuran ChatGPT Work juga menyoroti perhatian perusahaan terhadap tingginya biaya penggunaan teknologi AI.
Analis Creative Strategies, Max Weinbach, menyatakan model GPT-5.6 versi terkecil mampu menyelesaikan tugas dengan kualitas yang mendekati versi terbesar, namun hanya membutuhkan sekitar seperlima dari biaya operasionalnya.
Weinbach menilai kemampuan tersebut menjadi pencapaian baru dalam pengembangan model AI berukuran kecil.
ChatGPT Work Lengkapi Ekosistem Agen AI OpenAI
Sebelum menghadirkan ChatGPT Work, OpenAI lebih dulu mengembangkan sejumlah produk berbasis agen AI, seperti Operator, fitur Deep Research, ChatGPT Agent untuk pengguna individu, serta Workspace Agents yang membantu otomatisasi alur kerja perusahaan.
Kini, ChatGPT Work memperluas kemampuan tersebut dengan menghadirkan layanan yang lebih praktis bagi pengguna bisnis maupun profesional. Dengan demikian, OpenAI semakin memperkuat ekosistem agen AI yang dimilikinya.
Hadir di Web, Mobile, dan Desktop
OpenAI akan meluncurkan ChatGPT Work pada Kamis mendatang untuk platform web dan mobile. Pada tahap awal, layanan ini tersedia bagi pelanggan Pro, Enterprise, dan Edu.
Selanjutnya, OpenAI akan memperluas akses bagi pelanggan Business.
Selain tersedia di web dan perangkat seluler, OpenAI juga memperkenalkan aplikasi ChatGPT versi desktop terbaru.
Perusahaan turut menghadirkan fitur hosting website yang memungkinkan pengguna membuat sekaligus membagikan website langsung melalui ChatGPT Work. (Erwin Indra Saputra)

