NU Media Jati Agung– Bahaya ponsel di kamar mandi sering kali dianggap sepele. Padahal, menurut pakar kesehatan, kebiasaan ini dapat memicu masalah serius mulai dari infeksi, gangguan pencernaan, hingga stres. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami risikonya dan mengambil langkah pencegahan sejak dini.
Risiko Membawa Ponsel ke Kamar Mandi
Kamar mandi merupakan tempat yang penuh kuman dan mikroorganisme berbahaya. Selain itu, ketika ponsel ikut masuk, kuman dari permukaan toilet, keran, hingga pegangan pintu bisa menempel pada perangkat. Akibatnya, kondisi ini berpotensi menimbulkan berbagai penyakit.
Infeksi Saluran Kemih dan Gangguan Usus
Kuman yang menempel pada ponsel dapat berpindah ke tangan lalu masuk ke tubuh. Sebagai contoh, beberapa bakteri bisa menyebabkan infeksi saluran kemih dan gangguan pencernaan seperti diare.
Risiko Wasir Akibat Duduk Terlalu Lama
Menggunakan ponsel saat di toilet membuat orang duduk lebih lama. Akibatnya, tekanan pada pembuluh darah anus meningkat sehingga risiko wasir bertambah.
Sembelit karena Terlalu Lama Buang Air Besar
Gangguan fokus akibat ponsel bisa memperpanjang proses buang air besar. Pada akhirnya, kebiasaan ini dapat memicu sembelit.
Ponsel Menjadi Media Penyebaran Kuman
Ketika keluar dari kamar mandi, ponsel membawa kuman yang bisa menyebar ke rumah. Dengan demikian, permukaan meja, bantal, atau bahkan tangan orang lain bisa ikut terkontaminasi.
Masalah Kulit dan Jerawat
Sentuhan antara ponsel yang penuh bakteri dengan wajah dapat memicu iritasi atau jerawat. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan tangan dan ponsel menjadi langkah penting.
Stres Akibat Kurangnya Waktu Istirahat
Kamar mandi seharusnya menjadi ruang tenang. Namun, ponsel membuat otak tetap terhubung dengan notifikasi dan media sosial sehingga menambah stres.
Gangguan Fungsi Pencernaan
Kurang fokus saat buang air besar dapat menimbulkan masalah pencernaan. Akibatnya, kebiasaan ini mengurangi efisiensi kerja usus dan menyebabkan ketidaknyamanan.
Imbauan dan Solusi
Dokter menyarankan masyarakat menghindari ponsel di kamar mandi. Oleh karena itu, bila terpaksa, cucilah tangan dengan sabun dan bersihkan ponsel menggunakan tisu desinfektan. Selain itu, batasi waktu di toilet agar tubuh tetap sehat.
Dengan demikian, bahaya ponsel di kamar mandi bukan sekadar isu kebersihan. Pada akhirnya, risiko kesehatan mulai dari infeksi, gangguan pencernaan, hingga stres bisa muncul. Kesimpulannya, kesadaran menjaga kebiasaan sederhana akan membantu melindungi tubuh dari ancaman penyakit. (ARF)

