NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

WR III UIN RIL Tekankan Citra Positif Mahasiswa

 WR III UIN RIL Tekankan Citra Positif di Ajang Duta Kampus

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – WR III UIN RIL menekankan citra positif mahasiswa saat membuka Grand Final Pemilihan Duta Kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di GSG KH Ahmad Hanafiah pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Bambang Budiwiranto, menyampaikan bahwa pemilihan duta kampus menjadi langkah strategis dalam membentuk mahasiswa berkapasitas dan berdaya saing.

Selain itu, ia menilai proses ini mampu meningkatkan soft skill mahasiswa secara signifikan.

Proses Karantina Bentuk Karakter Mahasiswa

Ia menjelaskan bahwa para finalis telah melalui proses karantina yang panjang dan terarah.

Oleh karena itu, proses tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta kesiapan mahasiswa untuk tampil di ruang publik.

Bambang menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai representasi kampus.

“Adik-adik ini adalah calon representasi mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, bahkan representasi kampus secara keseluruhan. Karena itu tunjukkan citra positif kampus, yang tercermin dalam kepribadian,” ujarnya.

Peran Duta Kampus sebagai Agen Perubahan

Bambang menegaskan bahwa UIN Raden Intan Lampung terus mendorong peningkatan mutu menuju level internasional.

Oleh sebab itu, ia meminta duta kampus tetap menjunjung tinggi nilai intelektual, spiritualitas, dan integritas.

Selain itu, ia menyebut duta kampus memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus agen promosi institusi.

Ia menekankan pentingnya strategi promosi dalam membangun citra kampus.

“Promosi yang baik akan membangun citra positif dan memberikan manfaat bagi seluruh sivitas kampus,” katanya.

Finalis Jadi Role Model Mahasiswa

Ia juga menilai para finalis telah menunjukkan kemampuan yang baik selama karantina.

Mereka menampilkan keterampilan komunikasi, presentasi, hingga bakat seni yang mencerminkan kecerdasan multidimensi.

Bambang menambahkan bahwa seleksi berlangsung ketat dengan jumlah peserta yang cukup besar.

“Dari 150 mahasiswa yang mengikuti seleksi, hanya 20 orang yang berhasil masuk grand final,” ucapnya.

Selanjutnya, ia meminta para finalis memanfaatkan momentum ini sebagai proses pembelajaran berkelanjutan.

“Adik-adik masih semester dua dan semester empat. Masih ada waktu yang cukup panjang untuk terus menemukan diri dan menjadi seorang pembelajar,” katanya.

Gambar Artikel

Pesan Inspiratif tentang Senyum

Di akhir sambutannya, Bambang menyoroti pentingnya senyum sebagai bagian dari kepribadian mahasiswa.

Ia menilai sikap tersebut mencerminkan energi positif dalam kehidupan sosial.

Ia mengaitkan pesan tersebut dengan pemikiran tokoh motivasi dunia.

“Senyum itu bisa menjadi cahaya bagi orang-orang yang wajahnya suram. Senyum seperti matahari yang menembus awan,” ujarnya.

Ia kemudian mengajak seluruh finalis untuk terus menebarkan energi positif.

“Teruslah senyum. Itu investasi yang tidak perlu modal, tetapi memberi efek positif dan aura positif bagi lingkungan,” kata Bambang.

Antusiasme Peserta dan Dukungan Panitia

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa minat mahasiswa terhadap ajang ini sangat tinggi.

Selain itu, ia melihat antusiasme penonton yang memenuhi GSG dengan suasana meriah.

Ia menegaskan bahwa peran duta kampus tidak ringan.

“Menjadi duta kampus itu berat tugasnya, dan persaingannya pun berat,” ujar nya.

Ia menjelaskan bahwa panitia menyiapkan dukungan berupa uang pembinaan.

Selain itu, panitia juga merencanakan keterlibatan finalis dalam program KKN non-reguler.

Selanjutnya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah dari pendaftaran sampai karantina semua berjalan sukses. Ini perjuangan luar biasa dari kawan-kawan humas dan seluruh jajaran,” ujarnya.

Ia juga berharap duta kampus terpilih mampu membawa nama baik institusi ke tingkat yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan yang terpilih nanti benar-benar menjadi wakil terbaik UIN Raden Intan Lampung dan bisa membawa duta kampus ini lebih cemerlang lagi,” tutup Abdul Rahman.

(Ahmad Royani, S.H.I)