Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Timnas Indonesia: 16 Pemain Diaspora Masuk Radar Garuda

Timnas Indonesia Punya 16 Kandidat Pemain Diaspora

BANDAR LAMPUNG, NU Media Jati Agung — Timnas Indonesia berpeluang menambah pilihan pemain diaspora yang berkarier di berbagai kompetisi luar negeri menjelang Piala Asia 2027.

Sebanyak 16 nama masuk dalam daftar pemain potensial yang dapat ditelusuri untuk memperkuat skuad Garuda, meski kelayakan mereka membela Indonesia masih memerlukan verifikasi.

Piala Asia 2027 dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Karena itu, pemetaan pemain diaspora menjadi salah satu aspek yang dapat dicermati dalam persiapan menuju turnamen sepak bola tingkat Asia tersebut.

Namun, daftar ini tidak berarti PSSI telah menetapkan ke-16 pemain sebagai target naturalisasi. Setiap pemain perlu memenuhi persyaratan keturunan atau kewarganegaraan serta ketentuan perpindahan asosiasi yang berlaku.

  • Daftar 16 Pemain Diaspora Potensial

Berikut 16 pemain yang masuk dalam daftar kandidat berdasarkan informasi yang tersedia:

  1. MarkĆŗs PĆ”ll Ellertsson — Penyerang, ƍA Akranes.
  2. Dean Zandbergen — Penyerang, Dinamo București.
  3. Million Manhoef — Winger, Stoke City.
  4. Jahnoah Markelo — Winger, Shabab Al-Ahli.
  5. Samuel Silalahi — Gelandang, Grorud IL.
  6. Julian Oerip — Gelandang serang, Jong AZ.
  7. Demiane Agustien — Gelandang, Arsenal U21.
  8. Tristan Schenkhuizen — Gelandang bertahan, VVV-Venlo.
  9. Daijiro Chirino — Bek kanan, UD AlmerĆ­a.
  10. Tristan Gooijer — Bek kanan, Lommel SK.
  11. Ethan Kohler — Bek tengah, New England Revolution.
  12. Pascal Struijk — Bek tengah, Brighton & Hove Albion.
  13. Jenson Seelt — Bek tengah, Swansea City.
  14. Reno Münz — Bek tengah, KVC Westerlo.
  15. Jayden Oosterwolde — Bek kiri, FenerbahƧe.
  16. Kayne van Oevelen — Penjaga gawang, Valencia CF.
  • Pascal Struijk dan Pilihan di Lini Pertahanan

Pascal Struijk menjadi salah satu nama yang menarik perhatian dalam daftar tersebut. Bek kelahiran Belgia itu memiliki pengalaman bermain di sepak bola Eropa.

Nama Jenson Seelt dan Ethan Kohler juga masuk dalam kelompok bek tengah. Keduanya masing-masing tercantum bersama Swansea City dan New England Revolution dalam daftar kandidat tersebut.

  • Dua Penyerang Masuk Daftar Kandidat

Di lini depan, MarkĆŗs PĆ”ll Ellertsson dari ƍA Akranes ,Dean Zandbergen dari Dinamo București masuk dalam daftar pemain potensial.Kedua nama tersebut dapat menjadi bahan pemetaan untuk posisi penyerang.

Akan tetapi, peluang mereka membela skuad Garuda bergantung pada hasil verifikasi persyaratan kewarganegaraan, garis keturunan, dan aturan sepak bola internasional.

  • Alternatif Pemain untuk Lini Tengah

Sektor tengah juga mencakup beberapa nama, yakni Demiane Agustien dari Arsenal U21, Julian Oerip dari Jong AZ, Samuel Silalahi dari Grorud IL, serta Tristan Schenkhuizen yang tercantum bersama VVV-Venlo.

Keempat pemain tersebut memiliki posisi bermain yang berbeda, mulai dari gelandang hingga gelandang serang dan gelandang bertahan.

  • Status Keturunan dan Kewarganegaraan Perlu Diverifikasi

Selain nama-nama tersebut, daftar ini turut mencantumkan Reno Münz dari KVC Westerlo dan Kayne van Oevelen yang disebut berkaitan dengan Valencia CF.

Reno Münz disebut lahir di Jakarta. Namun, tempat lahir saja tidak otomatis menentukan kelayakan seseorang membela Timnas Indonesia. Pihak terkait tetap perlu memeriksa status kewarganegaraan, dokumen keluarga, dan ketentuan perpindahan asosiasi sesuai aturan FIFA.

Dengan demikian, ke-16 nama tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.

Daftar kandidat tidak sama dengan daftar pemain yang telah menyatakan minat, menerima pendekatan resmi dari PSSI, atau memenuhi persyaratan untuk menjalani proses naturalisasi.

Pemetaan pemain diaspora dapat menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2027. Namun, setiap keputusan terkait skuad Garuda harus mengacu pada verifikasi dokumen, aturan yang berlaku, dan kebutuhan tim nasional.(Chandra Prasetya)