NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Tim SAR Temukan Korban Banjir Hanyut di Bandar Lampung

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – Tim SAR temukan korban banjir hanyut di Bandar Lampung setelah melakukan pencarian sejak Jumat malam (6/3). Tim menemukan korban pada Sabtu (7/3) pagi dalam kondisi meninggal dunia.

Sebelumnya, banjir menyeret korban di kawasan Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Rajabasa. Hujan deras mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung dan memicu banjir di sejumlah titik.

Tim search and rescue (SAR) gabungan segera bergerak setelah menerima laporan warga. Tim kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Proses Pencarian Korban oleh Tim SAR

Komandan Tim Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Ridho Afriza, mengatakan tim SAR gabungan langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Tim menyisir area sungai dan lingkungan sekitar secara visual. Selain itu, tim juga membantu warga yang berada di lokasi pencarian.

Evakuasi Warga di Sekitar Lokasi

Ridho menjelaskan bahwa tim sempat mengevakuasi seorang warga yang berada di area pencarian sebelum melanjutkan operasi.

“Dalam proses pencarian tersebut, tim juga sempat mengevakuasi seorang warga lanjut usia bernama Aripin Rahman (50) yang berada di sekitar area pencarian, dan warga tersebut dalam keadaan selamat,” ujar Ridho berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Sabtu.

Selain itu, tim SAR memperluas pencarian pada hari kedua operasi. Langkah ini bertujuan meningkatkan peluang menemukan korban.

Korban Ditemukan 800 Meter dari Lokasi Awal

Pada hari kedua operasi, tim SAR memperluas area penyisiran hingga sekitar empat kilometer ke arah hilir sungai. Tim juga menggunakan drone thermal untuk memantau area dari udara.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada Sabtu pagi. Tim akhirnya menemukan korban tidak jauh dari lokasi awal kejadian.

Gambar Artikel

“Sekitar pukul 08.15 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi kejadian awal dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka,” katanya.

Setelah proses evakuasi selesai, tim SAR mengakhiri operasi pencarian. Seluruh unsur SAR gabungan kemudian kembali ke satuan masing-masing.

Kronologi Korban Hanyut Akibat Banjir

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan dari Camat Rajabasa sekitar pukul 18.30 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya korban yang hanyut akibat banjir.

Tim rescue Basarnas Lampung langsung berangkat menuju lokasi kejadian. Tim tiba sekitar pukul 19.30 WIB dan segera melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan.

Korban bernama Satriya (10), warga Jalan Abdul Hamid, Rajabasa. Banjir menyeret korban pada Jumat (6/3) sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga sehingga memicu banjir di beberapa titik Kota Bandar Lampung.

(Ahmad Royani, S.H.I.,)