NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Tim SAR Cari Anak Hilang di Sungai Way Pisang Lamsel

Tim SAR Cari Anak Hilang di Sungai Way Pisang

Lampung Selatan, NU Media Jati Agung – Tim SAR terus mencari seorang anak yang hilang di Sungai Way Pisang, Kabupaten Lampung Selatan, dengan mengerahkan personel gabungan dan tim penyelam.

Korban bernama Kenji (5), warga Desa Palas Aji, Kecamatan Palas. Arus sungai diduga menyeret korban pada Sabtu (6/6).

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung bersama sejumlah unsur terkait terus berupaya menemukan korban.

Selain itu, petugas menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan berbagai peralatan pendukung.

Basarnas Kerahkan Tim Penyelam

Koordinator Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan pencarian korban masih berlangsung hingga saat ini.

Untuk memperkuat upaya pencarian, Basarnas menurunkan tim penyelam yang bertugas menyisir area bawah air.

Sebelum memulai pencarian, tim SAR mengevaluasi area operasi dan menentukan sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.

“Hari ini pencarian masih terus kami lakukan. SAR menerjunkan tim penyelam untuk melakukan pencarian di dalam air,” kata Rezie.

Berdasarkan keterangan warga, peristiwa itu terjadi pada Sabtu siang. Saat itu korban berada di sekitar sungai sebelum akhirnya hilang dari pantauan warga.

Tim Gabungan Sisir Aliran Sungai

Dalam operasi pencarian, Tim SAR gabungan melibatkan personel Basarnas, BPBD, Damkarmat, TNI, Polri, aparatur desa, dan warga setempat.

Selanjutnya, tim gabungan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet untuk memperluas area pencarian.

Selain menyisir permukaan air, petugas memantau sejumlah titik yang menjadi jalur potensial korban terbawa arus.

Rezie Kuswara menjelaskan berbagai langkah yang tim gabungan lakukan di lapangan.

Gambar Artikel

“Dalam operasi pencarian, kami mengerahkan personel SAR beserta peralatan pendukung, termasuk tim penyelam dan perahu karet. Tim SAR gabungan juga melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan area yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus,” ujarnya.

Kronologi Anak Hilang di Sungai Way Pisang

Pihak SAR menerima laporan dari keluarga korban setelah kejadian tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh petugas, korban bermain di tepi Sungai Way Pisang sebelum debit air meningkat secara tiba-tiba.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Damkarmat Lampung Selatan.

Selanjutnya, Damkarmat meneruskan laporan tersebut ke Kantor SAR Lampung untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Korban pergi bermain di pinggir Sungai Way Pisang. Saat korban bermain sekitar pukul 15.00 WIB, debit air tiba-tiba naik dan menyeret korban. Keluarga kemudian mengetahui kejadian tersebut dan melaporkannya ke Damkarmat Lampung Selatan. Damkarmat selanjutnya meneruskan laporan itu ke Kantor SAR Lampung untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan,” jelasnya.

Operasi Pencarian Masih Berlangsung

Hingga Minggu sore, Tim SAR gabungan masih belum menemukan korban. Meski demikian, petugas tetap melanjutkan operasi pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.

Sementara itu, Tim SAR mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai.

Selain itu, masyarakat perlu mewaspadai peningkatan debit air yang dapat memperkuat arus sungai dalam waktu singkat, terutama saat musim hujan.

(Ahmad Royani, S.H.I)