Pencurian Tangga Masjid Perparah Keresahan Warga
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung– Pencurian tangga milik Masjid Al Falah Dusun V A, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, memicu keresahan warga.
Aksi pencurian yang terekam kamera pengawas atau CCTV masjid itu menambah daftar kasus pencurian yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir di wilayah tersebut.
Warga mengetahui peristiwa itu pada Senin pagi (9/2/2026) saat pengurus masjid hendak melanjutkan pekerjaan renovasi. Sejak itu, warga semakin khawatir terhadap keamanan lingkungan.
Bendahara Masjid Menyadari Tangga Hilang
Bendahara Masjid Al Falah, Mariman, pertama kali menyadari kejadian pencurian tersebut sekitar pukul 08.30 WIB.
Saat itu, ia hendak melanjutkan pekerjaan pengamplasan bekas profil dan pemasangan plafon masjid. Namun, ia tidak menemukan tangga yang biasa digunakan di lokasi.
Sementara itu, Rio, salah satu pemuda setempat, menjelaskan bahwa Mariman sempat mencari tangga di sekitar area masjid sebelum memastikan tangga tersebut benar-benar hilang.

Karena tangga masjid tidak ada, Mariman kemudian meminjam tangga milik Mas Jun, seorang tukang plafon, agar pekerjaan renovasi masjid tetap berjalan sesuai rencana.
Rekaman CCTV Perlihatkan Aksi Terduga Pelaku
Setelah memastikan tangga tidak berada di sekitar masjid, Mariman bersama Kepala Dusun V, Suminta, Mustofa, serta beberapa pemuda setempat langsung mengecek rekaman CCTV masjid.
Dari hasil pengecekan tersebut, mereka melihat seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian.
Berdasarkan rekaman CCTV, terduga pelaku pencurian mengenakan jaket hoodie berwarna biru dan celana training merah.
Dalam video tersebut, terduga pelaku tidak memakai alas kaki dan berjalan mengendap-endap di area masjid.
Setelah mendapatkan tangga masjid, terduga pelaku memanggul tangga tersebut di bahu kiri, lalu berjalan cepat dengan langkah setengah berlari meninggalkan lokasi.
“Di CCTV terlihat seorang pria mengenakan jaket hoodie berwarna biru dan celana training merah, tanpa menggunakan alas kaki. Kejadian itu terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB,” ujar Suminta, kepada NU Media Jati Agung, Selasa (10/2/2026).
Tangga Masih Terlihat Saat Shalat Isya’
Suminta menjelaskan bahwa pada Minggu malam Senin (8/2/2026), tangga masjid masih berada di pojok masjid.
Beberapa warga juga melihat langsung keberadaan tangga tersebut saat hendak melaksanakan Ibadah Shalat Isya.
“Semalam itu jamaah Masjid masih melihat tangga ada di pojokan waktu Shalat Isya. Mas Tohir dan Mas Herman juga masih melihatnya. Tapi waktu Subuh pada Selasa pagi sudah tidak ada, cuma kami belum ngeh,” ungkapnya.
Rentetan Pencurian Resahkan Warga
Menurut Kadus V Jati Sari, Suminta, pencurian tangga masjid bukan kejadian pertama.
Dalam beberapa bulan terakhir, warga sering kehilangan berbagai barang, mulai dari mesin cuci, tabung gas, kompresor, handphone, hingga alat-alat tukang bangunan.
“Ini sudah sering terjadi. Mulai dari tabung gas, kompresor, handphone, alat-alat tukang bangunan, bahkan sekarang sampai milik masjid pun berani diambil. Mudah-mudahan segera ketahuan siapa pelakunya,” pungkasnya.
Warga juga memperkirakan kerugian akibat pencurian tangga masjid tersebut mencapai sekitar Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta, menyesuaikan harga tangga yang digunakan untuk pekerjaan renovasi masjid.
Oleh karena itu, Suminta juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. (ARIF)

