NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

SPPG MBG Lampung, 376 Dapur Sudah Kantongi SLHS

Satgas MBG Lampung Catat 376 Dapur Bersertifikat

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – SPPG MBG Lampung terus memperkuat standar kebersihan dan keamanan pangan.

Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung mencatat 376 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Ketua Pelaksana Satgas MBG Provinsi Lampung Saipul mengatakan jumlah tersebut berasal dari total 1.158 dapur SPPG yang beroperasi di Lampung.

“Sertifikat Laik Higiene Sanitasi ada sebanyak 376 dapur,” ujar Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) MBG Provinsi Lampung Saipul di Bandar Lampung, Senin.

Ratusan Dapur SPPG Masih Proses Pengajuan

Selain dapur yang sudah mengantongi SLHS, Satgas MBG Lampung juga mencatat 416 dapur sedang menjalani proses penerbitan sertifikat.

Dapur tersebut juga sudah memenuhi persyaratan administrasi.

Saipul menjelaskan jumlah dapur bersertifikat akan meningkat bila seluruh proses selesai.

“Sebenarnya secara keseluruhan bila 416 unit dapur yang dalam proses penerbitan SLHS bisa mendapatkan sertifikatnya, maka total dapur SPPG di Lampung yang memiliki SLHS totalnya menjadi 792 dapur SPPG,” katanya.

Sementara itu, sebanyak 534 dapur lainnya masih berada dalam tahap pengajuan sertifikat.

“Dari 532 dapur yang tengah mengajukan ini akan didorong agar segera selesai. Sebab sesuai petunjuk teknis dalam jangka waktu satu bulan dari operasional dapur harus memiliki SLHS. Ternyata pengurusannya tidak mudah dan memerlukan sejumlah tahapan jadi kita bantu awasi setiap tahapanya,” ucap Saipul.

Kendala IPAL dan Pengujian Air

Satgas MBG Lampung terus mendampingi pengelola dapur SPPG agar proses penerbitan SLHS berjalan sesuai aturan.

Namun, sejumlah dapur masih menghadapi kendala teknis. Kendala itu terutama muncul pada pengujian air dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Gambar Artikel

Saipul mengatakan banyak dapur belum memiliki IPAL sesuai standar. Kondisi itu membuat proses pengajuan sertifikat memerlukan waktu lebih lama.

“Kebanyakan daru dapur ini IPAL-nya kurang standar dan biaya untuk pembuatannya pun cukup mahal. Namun ini jadi hal wajib yang harus dipenuhi untuk menjamin keselamatan penerima manfaat, sehingga kami terus mendorong agar segala proses bisa sesuai dengan standar aturan yang berlaku,” katanya.

Sebaran Dapur SPPG di Lampung

Satgas MBG Lampung mencatat dapur SPPG yang sudah memiliki SLHS tersebar di berbagai daerah.

Kabupaten Lampung Timur menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak yakni 52 dapur. Kota Bandar Lampung memiliki 50 dapur. Sementara itu, Kabupaten Lampung Tengah memiliki 45 dapur.

Selain itu, Kabupaten Lampung Selatan memiliki 42 dapur bersertifikat. Pringsewu memiliki 34 dapur. Tulang Bawang Barat memiliki 31 dapur.

Kota Metro memiliki 25 dapur. Lampung Utara memiliki 21 dapur. Kabupaten Lampung Barat memiliki 20 dapur.

Kemudian Pesawaran memiliki 15 dapur. Mesuji dan Pesisir Barat masing-masing memiliki 11 dapur. Tulang Bawang memiliki 10 dapur. Way Kanan memiliki 6 dapur dan Tanggamus memiliki 3 dapur.

Satgas Dorong Standar Sanitasi Dapur

Satgas MBG Lampung memastikan pendampingan terus berjalan agar seluruh dapur SPPG segera memenuhi standar higiene sanitasi.

Pendampingan itu juga mengikuti petunjuk teknis program Makan Bergizi Gratis.

Selain itu, Satgas MBG Lampung ingin menjaga kualitas makanan bagi para penerima manfaat di seluruh wilayah Lampung. (Ahmad Royani, S.H.I)