Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

NU Media Jati Agung Berduka atas Wafatnya Gus Hasan Ali

Adik Rois Syuriah MWCNU Jati Agung Wafat

Lampung selatan, NU Media Jati Agung — Keluarga besar NU Media Jati Agung berduka atas wafatnya Gus M. Hasan Ali bin Kiai Ahmad Nurudin pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Almarhum merupakan adik Rois Syuriah MWCNU Jati Agung, Abah Yai Masduki, Karena itu, keluarga besar dan jajaran redaksi NU Media Jati Agung menyampaikan belasungkawa serta doa bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kabar Wafat Gus Hasan Ali Disampaikan melalui Grup HSN 2026

Kyai Muhammad Sahalludin Mahfudz membagikan kabar duka tersebut melalui Grup Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2026 Kecamatan Jati Agung.

Selain menyampaikan kabar duka, Kyai Sahalludin juga mengirimkan doa untuk almarhum. Ia mengasuh Pondok Pesantren Darul Muta’alimin di Desa Sinar Rejeki.

Ia juga menjabat Wakil Katib PCNU Lampung Selatan.

Dalam pesannya, ia mengawali ungkapan belasungkawa dengan kalimat istirja. Kalimat tersebut mengingatkan umat Islam bahwa setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Sesungguhnya kami milik Allah dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali.”

Selanjutnya, Kyai Sahalludin berharap almarhum memperoleh husnul khatimah. Ia juga mendoakan ampunan atas segala dosa serta tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Sebagai ungkapan perpisahan, ia menuliskan pesan menyentuh untuk almarhum.

“Selamat jalan kawanku, semoga syurga tempatmu,” tulis Kyai Sahal.

Keluarga Besar NU Sampaikan Doa dan Belasungkawa

Sejumlah pengurus dan anggota NU turut menyampaikan belasungkawa melalui grup tersebut. Mereka antara lain Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Jati Agung, Waryanto, S.Pd., dan Ketua UPZISNU Kecamatan Jati Agung, Ustaz Sukriyanto.

Selain itu, Banser Alwi dan anggota grup lainnya juga menyampaikan ungkapan duka. Ucapan tersebut mencerminkan kepedulian dan solidaritas keluarga besar NU terhadap keluarga almarhum.

Keluarga besar dan jajaran redaksi NU Media Jati Agung turut memanjatkan doa. Mereka berharap Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum dan menerima seluruh amal ibadahnya.

Selain itu, mereka berdoa agar Allah melapangkan alam kuburnya serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Akhirnya, semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi musibah ini.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

(Erwin Indra Saputra)