Sensus Ekonomi 2026 Lampung Tembus 84,52 Persen
Bandar Lampung, NU Media Jati Agung βSensus Ekonomi 2026 Lampung telah mencapai progres 84,52 persen hingga awal Agustus 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung optimistis pelaksanaan sensus dapat selesai lebih cepat dari target berkat dukungan berbagai pihak.
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan pelaksanaan sensus memiliki peran penting dalam menyediakan data berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
“Pelaksanaan sensus ini sangatlah krusial karena mendukung penyediaan data berkualitas. Oleh karena itu momentum ini harus dimanfaatkan oleh semua pihak dengan sebaik-baiknya,” kata dia dilansir dari Antara.Β
Progres Pendataan Terus Meningkat
Ahmadriswan menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Lampung telah mencapai 84,52 persen dari target hipotetik sebanyak 3,7 juta sasaran.
“Progresnya untuk Lampung sudah 84,52 persen dari target, dan dalam pelaksanaan sensus ini tidak ada target riil melainkan hanya ada target hipotetik, yang intinya semua pelaku usaha dan keluarga harus didata serta dicacah tanpa terkecuali. Dan jumlah target hipotetik di Lampung sebanyak 3,7 juta sasaran,” katanya.
Selain itu, ia menjelaskan sensus yang dimulai sejak 15 Juni 2026 akan memasuki akhir masa pencatatan pada 31 Agustus 2026.
BPS Optimistis Rampung Sebelum Akhir Agustus
Meski masa pencatatan masih berlangsung, BPS Lampung optimistis proses pendataan dapat selesai lebih cepat.
“Target waktu pelaksanaan sensus tinggal satu bulan lagi, dan kami optimis dengan dukungan semua pihak tidak lebih dari 20 Agustus kami bisa menuntaskan pelaksanaan sensus dengan capaian 100 persen,” ucap dia.
Selanjutnya, setelah proses pencatatan di lapangan selesai, BPS akan melaksanakan tahapan pemeriksaan untuk memastikan kualitas data hasil sensus.
Masyarakat Diminta Dukung Pelaksanaan Sensus
Ahmadriswan mengajak masyarakat dan pelaku usaha yang telah mengikuti pendataan untuk ikut menyosialisasikan pentingnya sensus kepada lingkungan sekitar.
“Oleh karena itu kepada masyarakat atau pelaku usaha yang sudah melakukan pendataan sensus, bisa mengedukasi serta membantu sosialisasi agar pelaksanaan sensus dapat terus berjalan dengan baik,” tambahnya.
Menurut dia, data yang terkumpul dari pelaku usaha sektor formal maupun informal serta masyarakat akan memberikan gambaran kondisi riil perekonomian Lampung.
Dengan demikian, pemerintah dapat memanfaatkan data tersebut untuk menyusun kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran dan inklusif.
Ribuan Petugas Dikerahkan di Seluruh Lampung
Sebagai informasi, BPS Provinsi Lampung mengerahkan 8.619 petugas lapangan nonorganik untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 Lampung di 15 kabupaten dan kota.
Petugas tersebut bertugas melakukan pendataan terhadap seluruh pelaku usaha dan keluarga sesuai cakupan sensus hingga seluruh proses pencatatan selesai. (ARIF)

