NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Ribuan Siswa Lampung Utara, Terima Makanan Basi Program MBG

LAMPUNG UTARA, NU MEDIA JATI AGUNG, – Petugas dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengakui adanya kelalaian dalam distribusi makanan bergizi gratis (MBG) yang menyebabkan ribuan siswa menerima makanan dalam kondisi basi.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh M. Rabani, Asisten Lapangan Program MBG Lampura, saat mengunjungi siswa korban keracunan di Puskesmas Kotabumi 2.

“Kami akui lalai. Mie bihun yang dibagikan dalam kondisi basi. Hal ini terjadi karena proses produksi dan pengepakan ke dalam wadah makanan memakan waktu cukup lama,” ujar Rabani.

Menurut data yang disampaikan Rabani, di wilayah Kecamatan Kotabumi Selatan terdapat sebanyak 3.728 siswa dari tujuh sekolah yang menerima makanan dari program MBG hari itu.

Menu yang diberikan terdiri dari mie bihun, tumis toge, telur, dan susu, tanpa nasi. Diduga, makanan tersebut sudah dalam kondisi tidak layak konsumsi saat sampai ke tangan siswa.

Menanggapi insiden tersebut, Rabani berjanji kejadian serupa tidak akan terulang. Ia menyatakan bahwa ke depan, menu makanan setiap minggu akan diinformasikan kepada orang tua siswa untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan bersama.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya peran aktif SPPG dalam mengawasi seluruh proses penyediaan makanan bergizi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah.

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program MBG, SPPG diharapkan memastikan seluruh makanan yang diberikan kepada siswa memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kandungan gizi yang telah ditetapkan pemerintah.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai sanksi atau langkah evaluasi atas kelalaian tersebut. (*)