NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Putin Kecam Pembunuhan Ayatollah Khamenei

Putin Sampaikan Belasungkawa ke Iran

Jakarta, NU Media Jati Agung–Putin mengecam pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.

Presiden Rusia itu menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap moralitas dan hukum internasional.

Dalam surat resmi yang Kremlin terbitkan pada Minggu, Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Ia mengungkapkan duka mendalam atas kematian Ayatollah Ali Khamenei.

Mengutip AFP, Ahad (1/3/2026), Putin menyampaikan “belasungkawa terdalam atas pembunuhan” Khamenei.

Sebut Pelanggaran Moralitas dan Hukum

Selain itu, Putin menilai pembunuhan tersebut dilakukan dengan “pelanggaran sinis” terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional.

Ia menegaskan bahwa tindakan itu mencederai prinsip dasar hubungan antarnegara.

Putin juga menyatakan bahwa Khamenei akan dikenang sebagai “negarawan luar biasa yang memberikan kontribusi pribadi yang sangat besar bagi pengembangan hubungan persahabatan Rusia-Iran”.

Selanjutnya, ia meminta Pezeshkian untuk menyampaikan simpati dan dukungan tulusnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih Khamenei. Ia juga menyampaikan dukungan kepada pemerintah serta seluruh rakyat Iran.

Rusia Kutuk Serangan ke Iran

Sebelumnya, Rusia mengutuk serangan terhadap Iran dan menyebutnya sebagai “petualangan berbahaya” yang berpotensi memicu “bencana” di kawasan Timur Tengah.

Gambar Artikel

Dengan demikian, Moskow mempertegas posisinya sebagai sekutu dekat Teheran.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, melakukan pembicaraan via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan bahwa komunikasi tersebut berlangsung “atas inisiatif pihak Iran”.

Hubungan Strategis Rusia-Iran

Sementara itu, Rusia dan Iran terus memperkuat kerja sama bilateral. Pada 2025, kedua negara menandatangani perjanjian kemitraan strategis yang bertujuan memperdalam hubungan, termasuk di bidang militer.

Rusia selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Iran. Teheran juga mendukung Rusia dalam konflik di Ukraina.

Oleh sebab itu, pernyataan Putin menunjukkan sikap tegas Moskow terhadap dinamika geopolitik terbaru di kawasan tersebut. (ARIF)