NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Puslabfor Selidiki Mayat Terbungkus Plastik di Kos

Puslabfor Selidiki Mayat Terbungkus Plastik di Bandarlampung

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – Puslabfor selidiki mayat terbungkus plastik yang ditemukan di sebuah kamar kos di Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Palembang bersama Inafis turun langsung ke lokasi untuk membantu proses penyelidikan, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, tim Puslabfor dan Polresta Bandar Lampung tiba di kosan tersebut sekitar pukul 09.30 WIB. Selanjutnya, mereka melakukan pemeriksaan intensif hingga pukul 11.50 WIB.

Tim Forensik Periksa Kamar Korban

Setelah tiba, tim langsung memeriksa kamar yang korban tempati. Selain itu, petugas juga meneliti area sekitar lingkungan kos guna mengumpulkan bukti pendukung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto menjelaskan bahwa tim forensik membantu pengungkapan kasus tersebut. Sebelum menyampaikan kutipan, ia menegaskan bahwa penyidik masih menunggu hasil analisis laboratorium.

“Hari ini Tim dari Puslabfor Palembang dan inafis membantu kami dalam melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat di kosan,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto.

Ia juga menambahkan bahwa penyidik belum dapat membeberkan detail lebih lanjut karena proses analisis masih berlangsung.

“Hasilnya nanti menunggu dari hasil tim Puslabfor,” kata dia.

Gambar Artikel

Kronologi Penemuan Mayat

Sebelumnya, warga menemukan seorang pria meninggal dunia dalam kondisi terbujur kaku di kamar Kos Trijo, Jalan Untung Suropati, pada Sabtu (7/2). Saat itu, kepala korban terbungkus plastik dan dilakban.

Selain itu, petugas menemukan kamar dalam kondisi terkunci dari luar tanpa tanda-tanda kerusakan pada pintu. Oleh karena itu, penyidik terus mendalami penyebab kematian korban serta mengumpulkan alat bukti tambahan.

Hingga kini, aparat kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik guna memastikan penyebab kematian dan mengungkap fakta di balik kasus tersebut.

(Ahmad Royani, S.H.I)