NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Polresta Bandar Lampung Tingkatkan Patroli Malam

Polresta Bandar Lampung Tingkatkan Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung -Polresta Bandar Lampung tingkatkan patroli malam untuk mencegah aksi perang sarung yang kerap muncul usai salat tarawih hingga menjelang sahur di Kota Bandarlampung, Jumat (27/2/2026).

Langkah ini bertujuan menjaga keamanan serta mencegah benturan antar remaja selama Ramadhan.

Selain itu, jajaran kepolisian menggandeng pemerintah kota agar pengawasan berjalan lebih efektif. Dengan demikian, aparat dapat menekan potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Patroli Gabungan Sasar Kerumunan Remaja

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay memimpin langsung patroli bersama unsur pemerintah kota.

Petugas menyisir sejumlah titik yang sering menjadi lokasi berkumpul remaja pada malam hari.

Ia menegaskan bahwa petugas segera membubarkan setiap kerumunan yang berpotensi memicu konflik.

“Kami bersama pemerintah kota melaksanakan patroli khusus. Beberapa kali masih ada yang mencoba berkumpul, tapi begitu petugas datang, mereka langsung membubarkan diri,” kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, di Bandar Lampung, Jumat.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa aksi perang sarung biasanya muncul setelah salat tarawih hingga mendekati waktu sahur.

Oleh sebab itu, ia menginstruksikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar meningkatkan pengawasan lingkungan.

“Jadi kalau ada yang kumpul-kumpul terlebih itu remaja segera dibubarkan agar tidak terjadi benturan,” kata dia.

Polisi Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Kapolresta menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada insiden perang sarung yang menimbulkan korban luka di Bandar Lampung.

Gambar Artikel

Namun demikian, jajaran kepolisian terus melakukan patroli rutin sebagai langkah pencegahan.

β€œAlhamdulillah belum ada bentrokan besar yang mengakibatkan luka. Kita terus lakukan pencegahan,” kata dia.

Pemkot Perkuat Pengawasan Lingkungan

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta satuan tugas tingkat bawah memperketat pengawasan lingkungan.

Satgas yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT, dan Linmas harus rutin berkeliling memantau aktivitas remaja.

Ia menekankan pendekatan persuasif agar petugas mengingatkan remaja secara humanis ketika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Satgas harus turun ke lapangan, keliling. Kalau ada anak-anak yang mencurigakan, diingatkan dan ditanya baik-baik. Kadang orang tuanya tidak tahu anaknya keluar malam,” kata dia.

Dengan langkah tersebut, Polresta Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung menjaga situasi tetap aman, sekaligus mencegah perang sarung selama bulan Ramadhan.

(Ahmad Royani, S.H.I)