NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Polisi Urai Kemacetan Pelabuhan Bakauheni Lampung

Polisi Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas

Lampung Selatan, NU Media Jati Agung – Polisi urai kemacetan Pelabuhan Bakauheni Lampung dengan mengintensifkan pengaturan lalu lintas di jalur pintu masuk pelabuhan. Personel Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Polres Lampung Selatan, langsung bergerak untuk mengatasi kepadatan kendaraan yang terjadi di kawasan tersebut pada Senin (15/12/2025).

Petugas fokus mengatur arus kendaraan agar calon penumpang dan kendaraan angkutan dapat masuk ke area pelabuhan secara tertib. Selain itu, polisi juga memastikan pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman dan lancar.

Skema TBB Merak Picu Kepadatan

Kapolsek KSKP Bakauheni AKP Ferdo Elfianto menjelaskan bahwa kemacetan muncul sebagai dampak penerapan skema tiba bongkar berangkat (TBB) di Pelabuhan Merak. Skema tersebut memengaruhi pola pelayanan dan jadwal keberangkatan kapal di lintasan Merak–Bakauheni.

Sebelum menyampaikan pernyataannya, pihak kepolisian menegaskan bahwa kondisi Pelabuhan Bakauheni sebenarnya dalam keadaan aman dan terkendali.

“Ini sepertinya imbas dari skema TBB yang sudah mulai diberlakukan di Merak, kalau di Pelabuhan Bakauheni aman tidak ada kendala, hanya saja kita terkena imbasnya keterlibatan pelayanan dan keberangkatan kapal,” katanya.

Cuaca Ekstrem Perburuk Kondisi

Selain skema pelayanan, cuaca ekstrem di perairan Selat Sunda turut memperlambat aktivitas penyeberangan. Kondisi tersebut memengaruhi pergerakan kapal dan berdampak pada antrean kendaraan di pelabuhan.

Petugas mencatat peningkatan gelombang sejak sore hari sehingga operator pelayaran menyesuaikan operasional kapal.

“Faktor cuaca juga bisa mempengaruhi, karena sejak tadi sore ombak di perairan Merak-Bakauheni cukup besar,” ujarnya.

Kondisi Mulai Kondusif

Kepolisian segera menurunkan personel tambahan untuk mengurai kepadatan kendaraan. Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas dan meminimalkan antrean panjang.

Setelah pengaturan berlangsung, kondisi pelabuhan mulai membaik meski kepadatan kendaraan masih terlihat di area tertentu.

“Alhamdulillah saat ini kondisi sudah kondusif, namun kepadatan kendaraan calon penumpang masih terjadi di area pelabuhan,” ucap dia.

Pengalaman Pengguna Jasa Penyeberangan

Sementara itu, seorang sopir ekspedisi bernama Asri Suep menyampaikan bahwa kemacetan telah terjadi sejak Minggu sore. Ia mengaku baru bisa masuk ke area pelabuhan setelah terjebak antrean cukup lama.

Sebelum menyampaikan keluhannya, ia menjelaskan situasi lalu lintas yang padat di jalur menuju pelabuhan.

“Dari tadi sore saya terjebak macet, ini saya baru bisa masuk ke area pelabuhan. Untuk panjang macetnya itu kurang lebih satu kilometer,” kata Suep.