NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Piala Dunia U-17: Komparasi Statistik Indonesia vs Honduras di Grup H

Komparasi Statistik Indonesia vs Honduras di Piala Dunia U-17 2025

Jakarta, NU Medi Jati Agung – Timnas Indonesia U-17 akan melakoni laga penting melawan Honduras U-17 pada ajang Piala Dunia U-17 2025. Pertandingan ini akan digelar di Aspire Zone Pitch 2, Senin (10/11/2025).

Baik Indonesia maupun Honduras sama-sama wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Statistik Performa Tim di Dua Pertandingan Awal

Kedua tim masih belum meraih kemenangan dalam dua laga sebelumnya. Indonesia kalah 1-3 dari Zambia dan 0-4 dari Brasil, sementara Honduras takluk 0-2 dari Brasil dan 2-5 dari Zambia.

Dalam dua pertandingan tersebut, Indonesia mencatat 13 kali tembakan, sedikit di bawah Honduras yang melepaskan 14 tembakan. Jumlah tembakan tepat sasaran keduanya sama, yakni empat kali.

Perbandingan Gol dan Kebobolan

Dari sisi produktivitas, Honduras sedikit lebih unggul dengan mencetak dua gol. Namun, tim asal Amerika Tengah itu lebih rapuh di lini belakang karena sudah kebobolan 12 gol dalam dua laga.

Sementara itu, Indonesia baru mencetak satu gol dan kebobolan tujuh kali selama dua pertandingan.

Catatan Pelanggaran dan Disiplin Tim

Honduras tercatat lebih sering melakukan pelanggaran. Berdasarkan data resmi dari FIFA, mereka mencatat 27 foul dalam dua laga. Sebaliknya, Indonesia lebih disiplin dengan 18 pelanggaran selama dua pertandingan.

Data Statistik Honduras vs Indonesia di Piala Dunia U-17 2025

Jenis StatistikIndonesiaHonduras
Main22
Menang00
Seri00
Kalah22
Gol12
Kebobolan712
Shot1314
Shot on Target44
Pelanggaran1827
Pencetak Gol1 Pemain2 Pemain

(Data berdasarkan situs resmi FIFA)

Sebelumnya, pelatih Nova Arianto menegaskan pentingnya kemenangan bagi Indonesia di laga ini agar tetap memiliki peluang melangkah ke babak berikutnya.

Kami wajib menang melawan Honduras untuk menjaga asa lolos dari fase grup,”    ujar Nova Arianto. (Ahmad Royani)