Perbaikan Jalan Lampung 2026 Mulai Lebih Awal
Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat perbaikan jalan Lampung 2026 guna menjawab harapan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih baik.
Pemerintah memulai pekerjaan sejak April. Langkah ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah ingin meningkatkan kualitas jalan secara merata di seluruh wilayah.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyebut percepatan ini sebagai langkah strategis. Ia menilai kebijakan ini mampu mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.
Sebelumnya, pemerintah mempercepat jadwal kerja. Pemerintah juga menyusun perencanaan lebih matang agar target pembangunan tercapai secara optimal.
โPembangunan jalan tahun 2026 dilakukan lebih cepat untuk menjawab harapan masyarakat. Di April ini kita sudah lakukan pengerjaan perbaikan jalan. Ini adalah harapan seluruh masyarakat Lampung selama ini,” ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya di Bandar Lampung, Senin.
Target Kemantapan Jalan Lampung 2026 Meningkat
Selain itu, pemerintah menargetkan peningkatan kemantapan jalan provinsi. Pemerintah menetapkan target ini melalui percepatan pembangunan. Pada 2025, kemantapan jalan provinsi mencapai 75 persen. Pemerintah ingin menaikkan capaian tersebut secara signifikan.
โPada 2025, persentase kemantapan jalan provinsi sebesar di 75 persen. Melalui percepatan di 2026, kami bangun hampir 200 kilometer jalan dengan target untuk mencapai kemantapan jalan provinsi sebesar 86 persen,” katanya.
Lampung Tengah Jadi Prioritas
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan peningkatan kualitas jalan di Kabupaten Lampung Tengah. Pemerintah menilai wilayah ini memiliki capaian tinggi. Pemerintah juga menargetkan peningkatan lebih lanjut pada wilayah tersebut.
โSaat ini kemantapan jalan di Kabupaten Lampung Tengah sudah 89 persen. Dan kami targetkan akhir 2026 bisa mencapai 98 persen,” ucap dia.
Faktor Kerusakan Jalan Jadi Perhatian
Namun demikian, pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Pemerintah juga menyoroti faktor yang memicu kerusakan jalan di lapangan. Pemerintah mengidentifikasi masalah ini sebagai penyebab utama kerusakan jalan.

Menurut gubernur, tiga faktor utama memicu kerusakan jalan. Faktor tersebut meliputi kualitas jalan, kondisi drainase, dan beban kendaraan.
โAda tiga hal utama yang harus dipahami bersama yaitu kualitas jalan, kondisi drainase, dan beban kendaraan. Kalau tiga ini tidak dijaga, jalan akan cepat rusak,” tambahnya.
Pemerintah Tekankan Kualitas dan Drainase
Selanjutnya, pemerintah meminta seluruh pihak menjaga kualitas pembangunan. Pemerintah juga meminta perhatian pada sistem drainase. Selain itu, pemerintah mengajak masyarakat merawat jalan yang sudah ada.
“Jalan ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai baru dibangun, cepat rusak lagi. Kemudian seluruh material konstruksi seperti semen dan batu wajib melalui uji laboratorium untuk memastikan kualitasnya sesuai standar,” ujarnya.
Perbaikan Jalan Lampung 2026 Dorong Ekonomi
Lebih lanjut, gubernur menegaskan bahwa pembangunan jalan memberi dampak besar terhadap ekonomi masyarakat. Pembangunan jalan membuka akses ekonomi.
Pembangunan jalan juga meningkatkan mobilitas sosial masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah mengajak semua pihak menjaga infrastruktur secara bersama.
โMari kita bangun sekaligus jaga. Karena jalan yang baik akan membuka akses ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat. Dan penting juga melakukan perawatan jalan secara berkala, termasuk menjaga kebersihan saluran air dan drainase sebagai bagian dari menjaga jalan yang berkelanjutan. Kalau dijaga bersama, manfaatnya akan dirasakan jauh lebih lama oleh masyarakat,” ujarnya. (Ahmad Royani, S.H.I)

