Kepala PAM Pastikan Kesiapan Pengamanan dan Registrasi Peserta
JOMBANG, NU Media Jati Agung ā Kamis, 27 Agustus 2026 | 11.46 WIB ā Pengamanan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, terus menjadi perhatian utama panitia menjelang pelaksanaan agenda besar Nahdlatul Ulama tersebut.
Panitia terus mematangkan kesiapan pengamanan, pengaturan lalu lintas, transportasi, hingga proses registrasi peserta. Melalui berbagai persiapan tersebut, panitia berupaya menjaga keamanan, kenyamanan, ketertiban, dan kelancaran seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU.
Kepala Pengamanan (PAM), KH Acham Amin Yahya, mengatakan seluruh unsur terkait terus memperkuat koordinasi dan kesiapan di lapangan. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi berbagai dinamika selama kegiatan berlangsung.
Panitia Gelar Simulasi Pengamanan Muktamar
Panitia telah menggelar simulasi Pengamanan Muktamar dan pengaturan lalu lintas bersama sejumlah unsur terkait. Simulasi itu bertujuan memastikan mobilitas peserta dan masyarakat tetap berjalan tertib selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
“Ya, kami sudah simulasi dua minggu yang lalu dengan Kasat Lantas, dengan Kasat Ops, juga Kasat Intel, dan pihak terkait,” ujarnya.
Selain itu, panitia terus memperbarui informasi mengenai kondisi di lapangan. Panitia juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan pengalihan arus lalu lintas serta pengamanan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian.
Menurut KH Acham Amin Yahya, seluruh unsur perlu terus menyampaikan perkembangan di arena Muktamar. Dengan demikian, panitia dapat menjalankan seluruh agenda sesuai rencana.
Petugas Jaga Titik Strategis di Bahrul Ulum
Panitia telah menempatkan petugas dalam rangka Pengamanan Muktamar di sejumlah titik strategis di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Selanjutnya, panitia terus meningkatkan kesiapan menjelang pembukaan Muktamar ke-35 NU. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi untuk menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada peserta dan masyarakat yang hadir.
Peserta dan Santri Mulai Berdatangan
Menjelang pembukaan kegiatan, peserta dan santri dari berbagai daerah mulai berdatangan ke kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Karena itu, panitia terus mengoptimalkan seluruh persiapan untuk menyambut peserta Muktamar ke-35 NU. Panitia juga memperkuat koordinasi di berbagai lokasi kegiatan.
GOR Menjadi Pusat Aktivitas Peserta
Panitia memusatkan berbagai kegiatan di sejumlah lokasi di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Area GOR menjadi salah satu titik aktivitas dan tempat berkumpulnya peserta.
Sejak jauh hari, panitia melibatkan berbagai unsur kepanitiaan untuk mempersiapkan kebutuhan pelaksanaan Muktamar. Di sisi lain, panitia menempatkan keamanan sebagai salah satu prioritas utama agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan tertib.
Gus Nasir Tekankan Kolektivitas Bahrul Ulum
Sementera itu , Penanggung Jawab Registrasi Muktamar ke-35 NU, Gus Nasir, menilai pelaksanaan Muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum membawa pesan penting bagi generasi masa kini.
Menurutnya, Pondok Pesantren Bahrul Ulum memiliki prinsip kepemimpinan kolektif yang telah berjalan dalam waktu panjang dan tetap eksis hingga saat ini.
“Ya, proses pelaksanaan Muktamar ya. Saya kira sesuai dengan kondisi saat ini bahwa Pondok Pesantren Bahrul Ulum ini mempunyai prinsip asas ya, yaitu 4 pilar. Kita kepemimpinannya kepemimpinan kolektif yang sudah berjalan kurang lebih sudah 2 abad dan masih eksis sampai saat ini,” kata Gus Nasir.
Perbedaan Tidak Menghilangkan Kebersamaan
Gus Nasir mengatakan prinsip kolektivitas dapat menjadi pelajaran penting dalam menjaga keutuhan kelompok maupun keluarga.
Menurutnya, setiap kelompok dapat menjaga kebersamaan meskipun anggotanya menghadapi berbagai perbedaan.
“Sehingga ini juga bisa menjadi pelajaran bahwasanya sebuah kelompok atau keluarga yang saling bekerja sama, walaupun ada perbedaan-perbedaan tapi masih tetap menjaga keutuhan,” ujarnya.
Oleh sebab itu, nilai kolektivitas menjadi salah satu pesan yang relevan dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Panitia Optimalkan Kesiapan Muktamar ke-35 NU
Gus Nasir berharap nilai kolektivitas yang tumbuh dan berkembang di Pondok Pesantren Bahrul Ulum dapat menginspirasi generasi saat ini.
Ia menilai kerja sama menjadi salah satu substansi penting yang dapat dipetik dari pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
“Substansi yang bisa diambil adalah kolektivitas ya dalam menjalankan segala kegiatan, sehingga bisa mencapai hal-hal yang diinginkan dengan baik,” katanya.
Panitia Siapkan Pelayanan Peserta dan Tamu
Di akhir pesannya, Gus Nasir mengajak seluruh peserta dan tamu yang hadir untuk menikmati suasana Pondok Pesantren Bahrul Ulum selama pelaksanaan Muktamar.
Ia juga menyampaikan bahwa panitia terus mengoptimalkan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pihak.
“Semoga berjalan dengan baik, menikmati kondisi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Panitia sudah optimal melakukan ikhtiar yang terbaik untuk kenyamanan, ketertiban, dan kelancaran proses Muktamar Nahdlatul Ulama yang ke-35,” pungkasnya.
Dengan kesiapan pengamanan, koordinasi lintas unsur, dan pelayanan registrasi yang terus berjalan, panitia berharap seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum berlangsung aman, tertib, nyaman, dan lancar.
Muktamar tersebut juga menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin dari berbagai daerah untuk memperkuat kebersamaan dan semangat kolektivitas dalam kehidupan berorganisasi.(Erwin Indra Saputra)

