Pencarian Penumpang KMP Dorothy oleh Tim SAR
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung – Tim SAR gabungan memulai pencarian penumpang KMP Dorothy yang diduga jatuh di perairan Pulau Sangiang, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (05/12) pukul 11:15 WIB. Tim bergerak cepat karena saksi melaporkan kondisi darurat yang membutuhkan respons segera.
Kronologi Jatuhnya Penumpang di Perairan Sangiang
Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara menjelaskan bahwa tim terus melanjutkan pencarian di wilayah laut yang mengarah pada dugaan jatuhnya korban. Tim juga memperluas area pemantauan karena gelombang laut bergerak cukup dinamis pada siang hari.
Keterangan Resmi dari Pos SAR Bakauheni
tim koordinasi telah menghubungkan seluruh unsur terkait agar pencarian berjalan efektif.
“Iya benar, korban berjenis kelamin laki-laki yang diduga terjatuh dari kapal di sekitar Perairan Sangiang, kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait, kemudian menerjunkan personel Tim Rescue gabungan untuk mencari keberadaan korban,” Rezie Kuswara menegaskan.
Identitas Korban Belum Terverifikasi
Saat tim terus melakukan pencarian, tim belum menemukan identitas pasti korban. Saksi mata melaporkan bahwa mereka melihat kejadian itu segera setelah kapal KMP Dorothy berlayar menuju Pelabuhan Merak, Banten.
Ciri-ciri Korban yang Terlihat oleh Saksi
informasi mengenai ciri-ciri disampaikan karena hal ini dapat membantu upaya identifikasi lanjutan.
Dia juga menjelaskan, ciri-ciri korban tersebut menggunakan jaket kain panjang berwarna abu-abu dan celana panjang hitam.
Informasi dari Saksi Mata dan Alur Laporan
Keterangan saksi mata menjadi dasar awal operasi pencarian. Mereka menghubungi pihak berwenang setelah melihat seseorang terjatuh dari kapal.
Pernyataan Tambahan dari Kesaksian di Lokasi
informasi laporan ke Pol Airud menjadi penting sebagai rangkaian alur informasi yang masuk ke Tim SAR.
“Sekitar pukul 11:15 WIB ada satu orang jatuh dari kapal KMP Dorothy, berdasarkan informasi dari saksi mata bahwa dia melihat korban melompat ke dalam laut, dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pol Airud Polres Lampung Selatan, dan pihak Pol Airud meneruskan info tersebut ke Kansar Lampung,” jelas Rezie Kuswara. ( Ahmad Royani, S.H.I )

