NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Pemkab Lampung Selatan Perkuat KDKMP Lewat Bimtek Ketua Koperasi

Pemkab Lampung Selatan Gelar Bimtek untuk Penguatan KDKMP

Lampung Selatan, NU Media Jati Agung — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memperkuat Koperasi Desa dan Kelurahan Mandiri Produktif (KDKMP) dengan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para ketua koperasi di Negeri Baru Resort, Kecamatan Kalianda.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola koperasi agar lebih profesional dan mandiri.

Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

“Ada sebanyak 130 peserta yang diikuti oleh ketua KDKMP, ini tujuannya untuk peningkatan kompetensi SDM, dan mendorong koperasi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” kata Egi saat memberikan sambutan di Kalianda, Selasa (28/10/2025).

Sebelum memberikan pernyataannya, Egi menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat yang berlandaskan semangat gotong royong.

“Koperasi adalah instrumen ekonomi yang benar-benar berputar di masyarakat. Tapi masih banyak yang bingung, mau diarahkan ke mana. Saya tegaskan, koperasi itu dibangun untuk usaha bersama, bukan mencari untung sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koperasi harus menjadi penggerak utama perekonomian desa agar ekonomi lokal terus tumbuh dan berdaya saing.

“Ekonomi harus bergerak, dan koperasi adalah salah satu penggeraknya,” ucapnya.

Dorongan Langkah Nyata Pasca Bimtek

Egi juga menekankan pentingnya hasil konkret dari kegiatan tersebut. Ia mengingatkan agar acara seperti ini tidak berhenti pada seremoni.

“Pastikan Bimtek ini menghasilkan strategi nyata yang menjawab kebutuhan di lapangan. Terima kasih kepada seluruh peserta dan narasumber yang berkomitmen membangun ekonomi desa melalui koperasi,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap kegiatan ini mampu menciptakan jaringan koperasi desa yang kuat, profesional, dan berdaya saing tinggi. Langkah itu diharapkan dapat menggerakkan ekonomi produktif di wilayah pedesaan secara berkelanjutan.

Tantangan Koperasi Desa dalam Pengelolaan Aset

Sementara itu, perwakilan Ketua KDKMP Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Ali Hidayat, mengungkapkan tantangan koperasi di daerahnya. Ia menyoroti ketiadaan aset fisik yang menghambat operasional koperasi.

“Kami tidak memiliki aset berupa tanah atau bangunan. Harapannya, melalui wadah KDKMP ini, pemerintah bisa memberi ruang atau regulasi agar koperasi memiliki tempat tetap untuk beroperasi,” kata Ali Hidayat.

Melalui pernyataan tersebut, terlihat harapan agar KDKMP tidak hanya kuat dalam pelatihan, tetapi juga memiliki dukungan nyata dari pemerintah daerah. (ARF)