Pembinaan Remaja Islam Masjid Lampung Selatan Perkuat Karakter Generasi Muda
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung – Pembinaan Remaja Islam Masjid Lampung Selatan kembali menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Sebanyak 200 peserta dari SMA, SMK, MAN, Madrasah Aliyah, serta Forum Komunikasi (FK) Remaja Islam Masjid (Risma) mengikuti kegiatan yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan bertema “Bersama Risma Kita Wujudkan Lampung Selatan HELAU Agamanya dan Betik Akhlaknya” dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Darmawan, yang hadir mewakili Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.
Pembinaan Remaja Islam Masjid Lampung Selatan Perkuat Kepemimpinan
Muhammad Darmawan menegaskan bahwa Remaja Islam Masjid (Risma) merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter generasi muda.

Oleh karena itu, Pemkab Lampung Selatan akan terus mendukung berbagai program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas kepemimpinan, keilmuan, dan akhlak.
“Pemkab Lampung Selatan memandang Risma sebagai mitra strategis dalam pembinaan generasi muda. Karena itu, dukungan terhadap kegiatan seperti ini akan terus dilakukan.

Harapannya, pembinaan ini mampu meningkatkan kapasitas kepemimpinan, keilmuan, dan yang terpenting memperkuat karakter religius setiap anggota Risma,” ujar Darmawan.
Menurutnya, tema kegiatan tersebut mencerminkan cita-cita membangun generasi yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam keimanan dan akhlak.

Nilai-nilai HELAU dan Betik diharapkan mampu melahirkan pemuda yang menjadikan Islam sebagai agama yang membawa kedamaian, kemajuan, dan rahmat bagi masyarakat.
Remaja Diajak Bijak Menghadapi Era Digital
Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, Darmawan mengajak seluruh peserta memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.

Ia menilai era digital memberikan peluang besar untuk menambah ilmu dan menyebarkan dakwah. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran hoaks, pornografi, perundungan, hingga paham radikalisme.
“Jadilah generasi yang cerdas dan bijak dalam bermedia sosial. Filter utama kalian haruslah ilmu agama dan ketakwaan. Jangan sampai terperangkap dalam arus negatif yang merusak akhlak dan masa depan. Jadikan era digital sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri sekaligus menyebarkan kebaikan,” pesannya.

Program Desa HELAU dan Betik Diperkenalkan kepada Peserta Risma
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Darmawan juga memperkenalkan Program Desa HELAU dan Betik sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai dalam program tersebut sejalan dengan tujuan pembinaan Risma, yaitu membentuk masyarakat yang religius, berkarakter, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Di akhir kegiatan, Darmawan berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Ia juga mengajak seluruh anggota Risma menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai kebaikan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama mewujudkan Lampung Selatan yang HELAU Agamanya dan Betik Akhlaknya. (Erwin Indra Saputra)

