Bandar Lampung, NU Media Jati Agung ā Kemenkum Lampung perkuat pelayanan hukum untuk masyarakat. Komitmen itu terlihat dalam berbagai layanan publik pada peringatan Hari Pengayoman ke-81.
Kegiatan tersebut berlangsung di Bandar Lampung, Minggu (9/8/2026). Kemenkum Lampung menghadirkan layanan hukum secara langsung bagi masyarakat.
Kemenkum Lampung Perkuat Pelayanan Hukum
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Lampung, Taufiqurrahman, mengatakan Hari Pengayoman menjadi momentum evaluasi.
Ia juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat.
“Pada peringatan Hari Pengayoman ke-81 ini merupakan momentum bagi kita untuk merefleksikan kembali kinerja dan pelayanan Kementerian Hukum kepada masyarakat,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Lampung, Taufiqurrahman, pada acara jalan sehat memperingati Hari Pengayoman ke-81 di Bandar Lampung, Minggu.
Menurutnya, momentum tersebut juga mengingatkan seluruh insan pengayoman untuk terus meningkatkan pelayanan.
Selain itu, jajaran Kemenkum Lampung perlu membangun kebersamaan dalam menjalankan tugas.
“Kita tidak hanya berjalan untuk menjaga kesehatan, tetapi juga melangkah bersama untuk membangun pelayanan hukum yang semakin dekat, mudah, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kemenkum Lampung Hadirkan Layanan Publik
Kemenkum Lampung juga menghadirkan berbagai layanan publik di lokasi kegiatan. Pelaku UMKM dan masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut secara langsung.
Layanan itu mencakup administrasi hukum umum (AHU). Selain itu, tersedia layanan kekayaan intelektual.
Kedua layanan tersebut membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum. Pelaku usaha juga dapat mengurus kebutuhan legalitas administrasi.
“Seperti layanan administrasi hukum umum (AHU) dan layanan kekayaan intelektual. Pelayanan AHU dinilai memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum, khususnya bagi masyarakat serta pelaku usaha yang membutuhkan legalitas administrasi,” ujarnya.
Selanjutnya, Kemenkum Lampung mendorong pelaku UMKM melindungi kekayaan intelektual. Pelaku usaha tidak hanya perlu menghasilkan produk berkualitas.
Mereka juga perlu melindungi merek, karya, dan kreativitas. Langkah tersebut dapat memberikan perlindungan hukum bagi produk mereka.
Layanan Hukum Jangkau UMKM dan Masyarakat
Kemenkum Lampung juga menyediakan layanan konsultasi hukum. Selain itu, tersedia layanan Hak Asasi Manusia (HAM).
Masyarakat juga dapat mengakses layanan keimigrasian. Berbagai layanan tersebut hadir dalam rangkaian kegiatan Hari Pengayoman ke-81.
Selain layanan hukum, kegiatan tersebut menghadirkan bazar UMKM. Kemenkum Lampung juga memamerkan produk karya warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Masyarakat dapat melihat berbagai hasil karya WBP. Kegiatan tersebut sekaligus mendorong kreativitas warga binaan.
Pameran itu juga menunjukkan hasil pembinaan kepada masyarakat. Setiap orang memiliki kesempatan untuk belajar dan berkarya.
Hari Pengayoman Perkuat Kesadaran Hukum
Kakanwil Kemenkum Lampung mengajak jajaran dan masyarakat memperkuat kesadaran hukum. Ia juga mengajak semua pihak meningkatkan kolaborasi.
Karena itu, Hari Pengayoman ke-81 menjadi momentum untuk memperbaiki pelayanan. Kemenkum Lampung ingin membuat akses hukum semakin mudah bagi masyarakat.
“Mari kita melangkah menuju pelayanan hukum yang semakin dekat, akses yang semakin mudah, dan masyarakat yang semakin sadar serta terlindungi secara hukum,” kata Taufiqurrahman. (Ahmad Royani, S.H.I.,)

