MWC Perkuat Komitmen Jaga Marwah Nahdliyin dan NKRI
Tubaba, NU Media Jati Agung — MWCNU Tulang Bawang Tengah mengajak generasi muda melawan disinformasi sekaligus menegaskan komitmen menjaga marwah Nahdliyin dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu, (21/22026).
Ketua MWCNU Tulang Bawang Tengah, Ust. Enjang Kusyono, menyampaikan ajakan tersebut saat melakukan lawatan ke Majelis Sholawat Nariyah Tulang Bawang Tengah.
Pembimbing majelis, Mas Wawan Hidayat yang akrab disapa Kang WeHa, menerima langsung kunjungan tersebut.
MWCNU Soroti Tantangan Era Digital
Ust. Enjang Kusyono menilai era digital menghadirkan tantangan nyata hingga tingkat kecamatan.
Arus informasi yang tidak tersaring sering memicu kesalahpahaman dan berpotensi memecah belah masyarakat.
“Seiring perkembangan zaman digital yang kadang terasa amburadul, penuh disinformasi dan polarisasi, Nahdlatul Ulama harus tetap hadir sebagai penyejuk, termasuk di Kecamatan Tulangbawang Tengah ini. Kami berkomitmen menjaga marwah Nahdliyin dengan tetap berpegang pada nilai tawassuth, tasamuh, dan tawazun,” ujarnya.
Karena itu, MWCNU memperkuat peran organisasi sebagai penyeimbang sosial. Selain menjaga tradisi keagamaan, MWCNU Kecamatan setempat memastikan warga tetap solid dan tidak mudah terprovokasi isu yang memicu konflik lokal.
MWCNU Tegaskan Persatuan dari Tingkat Kecamatan
Lebih lanjut, Ust. Enjang menegaskan bahwa upaya menjaga NKRI harus dimulai dari wilayah terkecil, yaitu desa dan kecamatan. Oleh sebab itu, jajaran MWCNU memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah agar masyarakat tetap hidup damai dalam keberagaman.

“Perbedaan pilihan dan pandangan itu biasa. Tapi persatuan di Kecamatan Tulangbawang Tengah harus tetap kita jaga bersama. NU akan terus menjadi penyeimbang dan perekat sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dengan demikian, MWCNU terus hadir secara aktif untuk merawat persatuan dan memperkuat solidaritas warga Nahdliyin.
MWCNU Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial
Sementara itu, Kang WeHa menyatakan Majelis Sholawat Nariyah siap bersinergi dengan MWCNU dalam memperkuat nilai keislaman dan kebangsaan di Tulang Bawang bawang Tengah.
Di sisi lain, MWCNU mengajak generasi muda Nahdliyin agar lebih bijak menggunakan media sosial. MWCNU menilai literasi digital sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks dan narasi provokatif.
“Jadikan ruang digital sebagai media dakwah yang santun dan menyejukkan. Inilah bentuk jihad kebangsaan kita hari ini, dimulai dari kecamatan kita sendiri,” pungkasnya.
Melalui langkah tersebut, MWCNU Tulang Bawang Tengah mempertegas komitmen menjaga marwah Nahdliyin sekaligus merawat persatuan bangsa dari tingkat kecamatan. (ARIF)

