Lampung Selatan, NU Media Jati Agung – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Musyawarah Kerja (Musker) perdana tahun 2025 di MTsN 2 Palas, Desa Kalirejo, pada Minggu, 20 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis menyusun program kerja dan memperkuat peran NU di tingkat kecamatan.
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Palas melaksanakan Musyawarah Kerja (Musker) tahun 2025 pada Minggu, 20 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung MTsN 2 Palas, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Selatan, H. Abdul Haris, membuka langsung Musker yang dihadiri oleh jajaran pengurus MWC NU Palas, pengurus ranting, serta badan otonom NU se-Kecamatan Palas.
Ketua MWC NU Palas, M. Arif Sutikno, menyatakan bahwa Musker ini bertujuan menyusun dan memperkuat program kerja organisasi secara menyeluruh, membangun sinergi antara pengurus, serta meningkatkan kontribusi NU terhadap masyarakat dan pemerintah daerah.
“Musker pertama ini menjadi tonggak awal setelah pengurus dikukuhkan. Kami ingin membahas dan mengevaluasi seluruh program kerja lembaga serta ranting NU di wilayah MWC NU Palas,” ungkap Arif dalam sambutannya.
Musker terbagi menjadi dua komisi yang fokus membahas bidang kelembagaan, organisasi, dan penguatan badan otonom (Banom). Selain mengevaluasi program sebelumnya, peserta Musker juga menyepakati tiga fokus program utama.
“Ada tiga program prioritas yang akan kami kembangkan, yaitu penguatan organisasi, penguatan kaderisasi, dan penguatan kelembagaan dari tingkat ranting hingga ke atas,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Lampung Selatan, H. Abdul Haris, menegaskan bahwa Musker ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan pengurus MWC dan menjadi forum strategis kedua setelah konferensi.
“Musker ini memiliki posisi penting sebagai forum pengambilan keputusan. Hasil Musker diharapkan menjadi pijakan strategis program NU Kecamatan Palas untuk lima tahun ke depan,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar MWC NU Palas mampu melaksanakan Musker minimal dua hingga tiga kali dalam satu periode, sesuai amanat peraturan organisasi. Musker juga diharapkan memperkuat hubungan NU dengan pemerintah serta meningkatkan peran NU dalam masyarakat.
“Kami berharap Musker ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas program kerja NU di tingkat kecamatan. NU harus menjadi solusi sosial, spiritual, dan kebangsaan di tengah masyarakat,” tutupnya.

