Muharram 1448 H Jadi Momentum Hijrah dan Kepedulian Sosial
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung—Lantunan sholawat, senyum anak-anak yatim, dan kebersamaan ratusan jamaah menyatu dalam suasana penuh khidmat saat masyarakat Dusun Kemang, Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang memperingati Muharram 1448 H melalui Pengajian Akbar sekaligus Milad ke-5 Majelis Taklim Dzikir dan Sholawat Nurussalam, Sabtu malam (4/7/2026), di Majelis Sholawat dan TPA Nurussalam.
Kegiatan yang berlangsung selepas Shalat Isya’ itu menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat semangat hijrah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim dan berbagai rangkaian ibadah.
Selain itu, masyarakat memanjatkan rasa syukur atas perjalanan lima tahun Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Nurussalam yang terus aktif membina pendidikan Al-Qur’an, dakwah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Santri Tampilkan Kisah Keluarga Nabi dan Asmaul Husna
Panitia membuka rangkaian kegiatan dengan penampilan santriwati TPA Nurussalam yang membawakan kisah Keluarga Nabi.
Selanjutnya, para santri bersama wali santri melantunkan Asmaul Husna. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para jamaah yang memadati lokasi kegiatan.

Santunan Anak Yatim Jadi Wujud Kepedulian
Suasana haru semakin terasa ketika panitia menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu.
Pimpinan Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Nurussalam, Al-Mukarram Al-Ustadz Aan Maulana Mubarok, memimpin langsung penyerahan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan sekaligus implementasi nilai berbagi di bulan Muharram.


Dalam sambutannya, Ustadz Aan Maulana Mubarok menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah mendukung kegiatan santunan tersebut.
“Atas nama keluarga besar Majlis Ta’lim, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah dengan ikhlas menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu dan membahagiakan anak-anak yatim. Kepedulian dan kebaikan Bapak, Ibu, serta para dermawan menjadi bukti nyata semangat berbagi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujar Ustadz Aan.

Ia menilai dukungan para donatur menjadi kekuatan penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan sosial yang dilaksanakan Majelis Ta’lim Nurussalam. Oleh karena itu, ia berharap semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat.
Selain menyampaikan apresiasi, Ustadz Aan juga mendoakan seluruh donatur agar senantiasa memperoleh keberkahan dari Allah SWT.

“Saya tidak bisa membalasnya. Semoga setiap materi yang telah disedekahkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, dilipatgandakan oleh Allah SWT, diberikan keberkahan dalam rezeki, kesehatan, kebahagiaan, serta kemudahan dalam setiap urusan,” Ujar Ustadz Aan.
Ia juga berharap silaturahmi dan kepedulian sosial terus terjaga sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Kami juga berharap semoga silaturahmi dan semangat berbagi ini terus terjaga, sehingga semakin banyak saudara-saudara kita yang merasakan manfaat dari kepedulian bersama. Jazakumullahu khairan katsiran atas segala perhatian, keikhlasan, dan dukungannya,” tuturnya.
Pemerintah Desa Apresiasi Peran Majelis Nurussalam
Sementara itu, Pemerintah Desa Sukanegara turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Kepala Dusun Kemang, Samsuri, hadir mewakili Kepala Desa Sukanegara, Heri Tamtomo dan menyampaikan apresiasi atas konsistensi Majelis Ta’lim Nurussalam dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pembacaan Hadoroh, Sholawat, dan Doa Bersama
Memasuki rangkaian kegiatan, Al-Mukarram Al-Ustadz Asmawi Hidayatullah, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Sukanegara, memimpin pembacaan Hadoroh dan Silsilah.
Kemudian, Qori Nasional Al-Mukarram Al-Ustadz Bahaudin membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan lantunan yang menggugah hati para jamaah.
Selanjutnya, Al-Mukarram Al-Ustadz Asmawi Hidayatullah memimpin pembacaan Maulid Mahalul Qiyam.
Seluruh jamaah mengikuti lantunan sholawat sebagai ungkapan cinta kepada Rasulullah SAW.
Setelah itu, seluruh jamaah memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan masyarakat, serta kemajuan Majelis Ta’lim Nurussalam.
Tausiyah Ajak Umat Maknai Hijrah
Pada puncak acara, Al-Mukarram Al-Ustadz M. Ilyas, S.Pd.I. menyampaikan tausiyah tentang makna hijrah.
Ia mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat akhlak, serta memperluas kepedulian terhadap sesama.
Panitia menjelaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam yang dipadukan dengan Milad ke-5 Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Nurussalam merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan dakwah selama lima tahun.
Selama kurun waktu tersebut, Majelis Nurussalam terus berperan sebagai pusat pembinaan keagamaan melalui TPA, majelis sholawat, pengajian rutin, serta berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir acara. Ratusan jamaah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, penuh kekeluargaan, dan semangat ukhuwah Islamiyah.
Melalui peringatan Muharram 1448 H sekaligus Milad ke-5 Majelis Ta’lim Dzikir dan Sholawat Nurussalam, masyarakat Dusun Kemang berharap semangat hijrah terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka juga berharap majelis tersebut terus berkembang sebagai pusat syiar Islam, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ahmad Royani, S.H.I)

