Program MAGIS Pagi dan Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Penguatan Pendidikan Madrasah
Lampung Selatan, NU Media Jati Agung — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Lampung Selatan terus memperkuat pendidikan akademik, pembentukan karakter, dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan melalui berbagai program unggulan.
Berlokasi di Jalan Natar, Pemanggilan, Kecamatan Natar, madrasah ini mengembangkan pola pembelajaran yang mendorong siswa menjadi generasi mandiri, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Di bawah kepemimpinan Kepala MIN 3 Lampung Selatan, Asriyanti, S.Pd.I., M.Pd., madrasah tersebut menjalankan berbagai kegiatan untuk mendukung perkembangan kemampuan akademik maupun ekstrakurikuler siswa.
Selain itu, pihak madrasah menanamkan nilai-nilai religius dalam aktivitas sehari-hari agar pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
MAGIS Pagi Bangun Kebiasaan Positif Siswa
Salah satu program yang menjadi bagian dari pembiasaan harian siswa ialah MAGIS Pagi, singkatan dari Madrasah Mandiri, Berprestasi, Berakhlak Mulia, dan Berwawasan Lingkungan yang Menguasai IPTEK.
Melalui program tersebut, MIN 3 Lampung Selatan membangun rutinitas positif sejak pukul 07.15 WIB.
Guru menyambut kedatangan siswa di gerbang madrasah dengan ramah. Suasana ini diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sekaligus menumbuhkan kedekatan antara guru dan siswa.
Selanjutnya, siswa mengikuti kegiatan murajaah atau mengulang hafalan surat-surat pendek selama 15 menit pertama di kelas.
Guru menyesuaikan materi hafalan dengan tingkat kelas sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan sesuai tahapan pembelajarannya.
Selain murajaah, siswa juga melaksanakan salat Dhuha secara rutin. Kegiatan tersebut berlangsung di kelas masing-masing, sedangkan pada Jumat tertentu setiap bulan, madrasah menggelar salat Dhuha berjamaah di lapangan.
Dengan pembiasaan ini, madrasah berupaya mengintegrasikan pendidikan karakter dan praktik keagamaan ke dalam rutinitas siswa.
Karena itu, MAGIS Pagi tidak hanya menjadi kegiatan pembuka pembelajaran, tetapi juga sarana untuk menanamkan kedisiplinan, kemandirian, dan nilai-nilai religius.
Kurikulum Berbasis Cinta Utamakan Kasih Sayang
Selain membangun kebiasaan positif, Asriyanti menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang mengutamakan kasih sayang dan motivasi.
Menurutnya, guru perlu menciptakan suasana belajar yang nyaman agar siswa dapat memahami materi dengan lebih baik.
Ia juga mendorong para tenaga pendidik untuk memperhatikan minat dan bakat anak. Dengan pendekatan tersebut, proses belajar diharapkan tidak membuat siswa merasa tertekan, melainkan mendorong mereka untuk aktif dan bersemangat.
“Segala sesuatu kalau kita laksanakan dan awasi dengan penuh ketegangan, maka itu tidak akan masuk ke otak anak. Sampaikan materi pembelajaran dengan penuh kasih sayang dan motivasi yang tinggi agar anak-anak selalu bersemangat,” ungkap Asriyanti, Senin (26/10/2026)
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada penyampaian materi.
Sebaliknya, hubungan yang positif antara guru dan siswa juga berperan penting dalam mendukung proses belajar.
Oleh sebab itu, pendekatan yang berpusat pada minat, bakat, dan kebutuhan anak menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
MIN 3 Lampung Selatan Dorong Generasi Unggul
MIN 3 Lampung Selatan menargetkan perkembangan pendidikan yang mampu melahirkan generasi mandiri, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Selain memperkuat pendidikan agama, madrasah juga mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar siswa siap menghadapi perkembangan zaman.
Visi tersebut membutuhkan dukungan dari seluruh warga madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga orang tua.
Dengan kerja sama yang baik, program pembelajaran dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberi manfaat bagi perkembangan anak.
Pada akhirnya, penguatan karakter, pembiasaan keagamaan, dan pembelajaran yang penuh kasih sayang menjadi bagian dari upaya MIN 3 Lampung Selatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Madrasah ini pun terus mengarahkan langkahnya untuk memperluas prestasi dan membawa siswanya bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (Erwin indra saputra).


