Skip to main content

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Milad Ponpes Assalafi Al-Aafiyyah ke-18 Hadirkan Imtihan dan Santunan Anak Yatim

Milad Ponpes Assalafi Al-Aafiyyah ke-18 Berlangsung Khidmat

Bandar Lampung, NU Media Jati AgungMilad Ponpes Assalafi Al-Aafiyyah ke-18 berlangsung khidmat pada Minggu (5/7/2026) malam di Aula Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah, Bandar Lampung.

Peringatan milad menghadirkan imtihan santriawan dan santriwati, santunan anak yatim, serta tausiyah agama sebagai rangkaian kegiatan yang diikuti keluarga besar pesantren, masyarakat, tokoh agama, dan jajaran MWC NU Sukabumi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan imtihan sebagai evaluasi hasil pembelajaran para santri.

Advertisement
Advertisement

Selanjutnya, Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Selain itu, acara juga diisi dengan tausiyah agama yang memperkuat semangat menuntut ilmu dan membangun akhlak mulia.

Advertisement
Advertisement

Momentum Syukur 18 Tahun Mengabdi untuk Pendidikan Islam

Ustadz Muhammad Yusuf selaku Pengasuh Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah menjelaskan bahwa peringatan Milad ke-18 menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pesantren dalam mendidik para santri serta memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur atas Milad ke-18 Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah. Selama 18 tahun berdiri, pondok pesantren ini terus eksis mendidik para santri dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Advertisement
Advertisement

Ia menambahkan bahwa momentum milad juga menjadi sarana untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan pesantren.

“Melalui momentum ini, kami juga ingin mengajak masyarakat agar semakin percaya dan termotivasi untuk menitipkan putra-putrinya belajar di pesantren, sehingga kualitas dan kuantitas santri terus meningkat,” katanya.

Advertisement
Advertisement

Tema Milad Perkuat Jiwa Sosial dan Pendidikan Islam

Pada peringatan Milad ke-18, Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Jiwa Sosial dan Kualitas Pendidikan Generasi Islam yang Beriman dan Bertakwa.”

Tema tersebut mencerminkan komitmen pesantren dalam meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat kualitas pendidikan Islam agar melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia.

Advertisement
Advertisement

Alumni Berkembang, Pembinaan Akhlak Terus Diperkuat

Menurut Ustadz Muhammad Yusuf, perkembangan para santri menunjukkan hasil yang membanggakan.

Sejumlah alumni telah berhasil mendirikan pondok pesantren, sedangkan alumni lainnya aktif mengabdi di tengah masyarakat.

Perkembangan para santri juga sangat menggembirakan. Beberapa alumni telah berhasil mendirikan pondok pesantren sendiri, sementara yang lainnya telah mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembinaan adab dan akhlak tetap menjadi prioritas dalam proses pendidikan.

“Hal yang paling menonjol adalah peningkatan adab dan sopan santun para santri yang terus kami bina dari tahun ke tahun agar mereka tidak hanya memiliki ilmu agama, tetapi juga berakhlak mulia,” katanya.

Pesantren Terus Jalankan Visi Mencetak Generasi Berakhlak

Pengasuh Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah menegaskan bahwa pesantren terus menjalankan visi dan misinya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki pemahaman agama yang kuat serta mampu mengamalkan ilmunya di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Visi dan misi Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah adalah mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki pemahaman agama yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan dan mengembangkan ilmunya di tengah masyarakat. Kami berharap para santri dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat, berkontribusi bagi masyarakat, serta turut membangun bangsa dan negara,” pungkasnya.

KH. Dr. Ihya Ulumudin S.M., M.Pd. Tekankan Pentingnya Pendidikan Pesantren

Dalam tausiyahnya, KH. Dr. Ihya Ulumudin, S.M., M.Pd. menegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, keluarga, masyarakat, dan pesantren memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan anak-anak.

“Pesan saya kepada masyarakat, pilihan yang paling tepat dan paling aman bagi masa depan anak-anak saat ini adalah memberikan pendidikan yang kuat, baik melalui keluarga, masyarakat, maupun pesantren. Pondok pesantren menjadi salah satu tempat terbaik untuk membentuk karakter, akhlak, dan ilmu agama sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan zaman,” pungkasnya.

Selanjutnya, KH. Dr. Ihya Ulumudin menyampaikan pesan kepada para santri agar terus bersyukur, bangga menjadi bagian dari pesantren, serta bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

“Kepada para santri, saya ingin menyampaikan agar selalu bersyukur dan bangga menjadi bagian dari pesantren. Kalian tidak salah berada di sini, karena pesantren adalah tempat yang akan membentuk kepribadian, menanamkan nilai-nilai agama, serta menjadi bekal penting dalam menentukan masa depan yang lebih baik. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, berakhlak mulia, dan manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” ujarnya.

Milad Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Melalui peringatan Milad ke-18 ini, Pondok Pesantren Assalafi Al-Aafiyyah meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi Islam yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut mempererat silaturahmi antara pesantren, masyarakat, tokoh agama, dan keluarga besar Nahdlatul Ulama. (Ahmad Royani, S.H.I)