Prestasi Anak TK Al-Azhar dalam Lomba Melukis
Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – Mikhayla Zara Mecca, putri pasangan Indra dan Intan Novi Yanti, meraih juara 1 dalam lomba melukis anak bertema Avatar di wisata Lembah Hijau, Bandar Lampung.
Prestasi ini menegaskan bahwa kreativitas anak bisa berkembang pesat dengan dukungan penuh keluarga.
Usia dan Pendidikan Mikhayla
Sang ayah, Indra membuka wawancara dengan menceritakan perkembangan putrinya sejak usia dini.
“Anak saya sekarang berusia 6 tahun,” ungkap Indra, kepada NU Media mengawali wawancara, Sabtu (3/12/2025).

Mikhayla kini menempuh pendidikan di TK Al Azhar 16. Meski masih duduk di taman kanak-kanak, minatnya pada seni sudah terlihat menonjol.
“Dia sudah menekuni melukis sekitar 1 tahun,” tambah pria yang sehari-hari Dinas di Polda Lampung ini.
Konsistensi Mengikuti Lomba
Setiap minggu, Mikhayla aktif mengikuti lomba melukis. Orang tuanya melihat bahwa konsistensi ini membuat kemampuan seni putrinya semakin berkembang.
“Biasanya seminggu sekali dia ikut lomba. Ini bukan lomba pertamanya, tapi sudah sering ikut,” ujar Indra, bangga dengan konsistensi putrinya.
Kemenangan di Lembah Hijau
Pada lomba terakhir di Lembah Hijau, Mikhayla berhasil keluar sebagai pemenang pertama.
“Dalam lomba di Lembah Hijau ini, Alhamdulillah anak saya meraih juara 1,” kata Indra.
Sementara itu, tema lomba kali ini adalah Avatar, di mana kreativitas dan pilihan warna menjadi penentu karya yang menonjol dibanding peserta lain.

“Menurut saya, yang membuat karyanya menonjol adalah pemilihan warna dan kreativitasnya,” jelasnya.
Kebahagiaan Orang Tua
Kebahagiaan tak bisa disembunyikan Indra saat mengetahui prestasi putrinya. Melihat karya Mikhayla dipamerkan dan dinilai juri, rasa bangga itu kian mendalam.
Momen ini tentu bisa dipahami oleh orang tua lain yang menyaksikan pencapaian anak-anak mereka.
“Saya merasa bahagia, sangat bangga, dan bersyukur melihatnya,” katanya.
Peran Dukungan Keluarga
Dukungan keluarga menjadi kunci utama dalam perkembangan kemampuan Mikhayla. Sang ayah melihat bahwa bimbingan di rumah membantu anak mengasah bakat dan percaya diri.
“Biasanya di rumah saya mendukung dan memberi arahan saat dia berlatih melukis. Peran keluarga sangat penting,” ungkap Indra.

Menurutnya, perkembangan Mikhayla selama ini sangat terlihat dari kreativitas dan keberaniannya mencoba hal baru.
“Pertama kali mengikuti perlombaan, anak kami sangat nervous karena banyak lawan-lawan yang hebat. Tetapi semakin sering ikut lomba dan berlatih di rumah, anak semakin percaya diri dan mentalnya terbangun,” ceritanya.
Pengalaman ini menjadi fondasi penting bagi karakter Mikhayla di masa depan.
Pesan dan Harapan Orang Tua
Mengenai pesan untuk putrinya setelah meraih prestasi, Indra menekankan pentingnya sikap rendah hati dan terus berkarya.
“Harus tetap rendah hati, jangan berpuas diri, dan selalu mengembangkan kreativitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia juga menaruh harapan besar untuk masa depan Mikhayla.
“Semoga ini bisa menjadi dasar untuk berani tampil, sehingga ketika dewasa, dia sudah terbiasa bersosialisasi. Harapannya, dia bisa menjadi seniman sukses sesuai kemampuan yang dimilikinya,” tambahnya.
Pesan untuk Keluarga Lain
Tidak hanya untuk Mikhayla, Indra juga memberikan motivasi bagi keluarga lain yang membimbing anak-anak mereka.
Ia menekankan pentingnya mendukung minat dan kemampuan anak sejak dini.
“Dukung kemauan dan kemampuan anak, bukan tentang berhasil menjadi juara. Perjuangan bersama anak sejak kecil akan tersimpan di memori mereka dan membantu tumbuh kembang anak. Peran orang tua selalu membersamai anak-anak kita,” pesannya.
Inspirasi dari Prestasi Mikhayla
Prestasi Mikhayla Zara Mecca membuktikan bahwa kreativitas dan dukungan keluarga berjalan beriringan.
Dari goresan kuas seorang anak berusia 6 tahun, tersimpan inspirasi bahwa membangun karakter, keberanian, dan mental juara bisa dimulai sejak dini. (ARIF)

