Lampung Selatan, NU Media Jati Agung –Menebar Maslahat menjadi pesan utama yang disampaikan Kepala MIN 2 Lampung Selatan, Nurkholis, S.Pd.I., M.M., dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
Ia mengajak seluruh warga madrasah menjadikan momentum hijrah sebagai langkah nyata untuk menghadirkan manfaat bagi sesama sekaligus memperkuat persatuan umat.
Menebar Maslahat Jadi Semangat Hijrah
Nurkholis menegaskan bahwa semangat Muharam harus mendorong peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan untuk terus belajar, berbenah, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga madrasah menjadikan hijrah sebagai semangat memperbaiki diri dan memperkuat kepedulian sosial.
Menurutnya, tantangan umat saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembentukan pribadi yang baik.
Namun, setiap individu juga harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Ia kemudian menjelaskan makna hijrah sebagai landasan untuk terus berkembang.
βHijrah mengajarkan kita untuk terus berbenah. Hari ini, tantangan umat tidak hanya tentang bagaimana menjadi pribadi yang baik, tetapi juga bagaimana keberadaan kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain,β ujarnya.
Pendidikan Karakter Perlu Ditanamkan Sejak Dini
Nurkholis menilai semangat Menebar Maslahat perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan.
Oleh sebab itu, madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, memiliki kepedulian sosial, berakhlak mulia, serta siap melayani sesama.
Selain itu, ia menegaskan bahwa peserta didik tidak boleh hanya mengejar prestasi akademik.
Sebaliknya, mereka juga harus mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Nurkholis kembali mengingatkan bahwa ilmu harus melahirkan kepedulian sosial.

βIlmu yang dipelajari di madrasah harus melahirkan manfaat. Ketika anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang peduli, suka membantu, dan mampu menjaga persaudaraan, di situlah pendidikan menemukan maknanya,β kata Nurkholis.
Keteladanan Perkuat Nilai Positif
Selanjutnya, Nurkholis mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan memperkuat budaya keteladanan di lingkungan madrasah.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga tumbuh melalui contoh nyata yang diberikan para pendidik dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan. Mereka juga mendapatkan teladan yang membentuk karakter positif dalam kehidupan.
Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Pendidikan
Memasuki tahun ajaran baru, Nurkholis berharap semangat Muharam menjadi energi positif bagi seluruh warga MIN 2 Lampung Selatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mempererat ukhuwah, serta memperkuat kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan lahir dari sinergi yang kuat antara seluruh pihak yang terlibat dalam pembentukan karakter dan masa depan peserta didik.
Menebar Maslahat untuk Menguatkan Umat
Nurkholis menegaskan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung.
Karena itu, semangat Menebar Maslahat harus terus hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Ia kembali mengajak seluruh masyarakat menjalankan peran masing-masing demi menghadirkan manfaat yang lebih luas.
βKetika setiap individu berupaya menebar maslahat sesuai peran dan tanggung jawabnya, maka akan lahir lingkungan yang harmonis, saling menguatkan, serta mampu memberikan dampak positif yang luas bagi umat dan masyarakat,β tutupnya.
(Ahmad Royani, S.H.I)

