Lampung Timur Mengaji Peringati Nuzulul Quran
Lampung Timur, NU Media Jati Agung – Lampung Timur Mengaji menjadi momentum penting dalam peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Selain itu, kegiatan religius ini berlangsung di Masjid Baiturrahman Islamic Center, Kecamatan Sukadana, Selasa (10/3).
Selanjutnya, kegiatan ini tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten. Namun demikian, seluruh camat dan masyarakat di 24 kecamatan juga ikut berpartisipasi secara daring. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mencatatkan 100 kali khataman Alquran secara serentak.
Sementara itu, acara tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Azwar Hadi, Ketua DPRD Rida Rotul Aliyah, unsur Forkopimda, Sekdakab, serta jajaran kepala OPD dan instansi terkait.
Kebersamaan dalam Lampung Timur Mengaji
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengungkapkan rasa haru dan syukur atas keberhasilan kegiatan tersebut. Selain itu, ia menilai kekompakan masyarakat menjadi kunci utama tercapainya 100 kali khataman Alquran.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan Lampung Timur mengaji ini menghadirkan kurang lebih 100 kali khataman Alquran bersama 24 kecamatan. Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa hari ke-21. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ujar Bupati Ela.
Makna Alquran dalam Kehidupan
Selanjutnya, Bupati menekankan pentingnya menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya membaca, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa nilai Alquran mampu menjadi solusi dalam kehidupan sehari-hari.
“Di masjid ini kita duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Tidak terlihat siapa yang menjabat dan siapa yang tidak. Yang terlihat hanyalah amal ibadah kita semua,” tegasnya.
Harapan Menjelang Idul Fitri
Menjelang Idul Fitri, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Selain itu, ia berharap momentum Nuzulul Quran dapat mempererat kebersamaan.

Kemudian, ia menegaskan pentingnya saling memaafkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga kita semua dapat saling memaafkan dan dipertemukan dengan hari kemenangan Idul Fitri bersama keluarga tercinta,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa kegiatan ini mampu memperkuat nilai keimanan dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.
Respon Positif Masyarakat
Sementara itu, kegiatan Lampung Timur Mengaji mendapatkan respon positif dari masyarakat. Salah satu warga, Khairul Mukmin, menilai kegiatan ini sebagai sarana syiar Islam yang sangat baik.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi umat Muslim.
“Apalagi dengan memahami Alquran membuat kaum muslimin lebih baik lagi dalam menjalani kehidupan,” kata Khairul Mukmin.
(Ahmad Royani, S.H.I.,)


