Lampung Selatan Luncurkan Program Jemput Bola untuk UMKM
LAMPUNG SELATAN, NU MEDIA JATI AGUNG, – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meluncurkan program unggulan bertajuk Jebolin UMKM atau Jemput Bola Perizinan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengambil langkah konkret dalam memudahkan akses legalitas usaha secara langsung di lapangan.
DPMPTSP secara resmi memperkenalkan program ini pada Jumat, 1 Agustus 2025. Peluncuran berlangsung dengan tujuan mendatangi pelaku UMKM dan membantu proses perizinan mereka hingga selesai.
โAtas arahan dari Pak Bupati melalui Pak Sekda, kami berinisiatif mempercepat layanan. Melalui program ini, kami jemput bolaโdatangi pelaku UMKM, bantu proses perizinan, dan dampingi hingga selesai,โ ujar Asnawi, Kepala Bidang Perizinan.
DPMPTSP Bergerak di 17 Kecamatan
DPMPTSP menyusun rencana untuk menjangkau seluruh kecamatan di Lampung Selatan. Mereka memulai pelaksanaan dari Kecamatan Kalianda dan terus memperluas cakupan secara bertahap.
Asnawi menjelaskan bahwa pelayanan di kantor tetap berlangsung seperti biasa. Masyarakat yang lebih nyaman mengurus langsung di kantor tetap mendapatkan layanan optimal.
Pelaku usaha langsung menerima layanan seperti penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin usaha lainnya. Seluruh proses berlangsung tanpa pungutan biaya apa pun, sehingga pelaku UMKM merasa lebih ringan dalam mengurus legalitas.
Kolaborasi Lintas Lembaga
DPMPTSP menggandeng Pemerintah Kecamatan dan Kejaksaan Negeri Lampung Selatan untuk memperkuat pelaksanaan program. Melalui kerja sama dengan program Jaksa Sahabat UMKM, para pelaku usaha tidak hanya mengurus perizinan tetapi juga mendapatkan pendampingan hukum dan fasilitasi sertifikasi halal.
โKalau produknya makanan, tentu harus ada sertifikasi halal. Kami bantu koneksi dan fasilitasi sampai tuntas. Harapannya, UMKM kita bisa naik kelas dan bersaing,โ ungkap Derkit Dirga Saputra, Kasi Datun Kejari Lampung Selatan.
Kehadiran jaksa turut memastikan bahwa pelaku usaha memahami aspek hukum dan prosedur usaha yang benar. Langkah ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
Komitmen Bupati Terhadap Kemandirian UMKM
Asnawi menyampaikan bahwa perhatian Bupati terhadap UMKM sangat besar. Pemerintah daerah menyiapkan program ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha kecil agar lebih maju dan mandiri.
โPak Bupati sangat perhatian pada UMKM. Kami ingin pelaku usaha kecil di Lampung Selatan maju, mandiri, dan punya legalitas resmi,โ tegas Asnawi.
Pemerintah juga membuka akses kepada pelaku usaha agar bisa mengikuti pelatihan, mendapatkan bantuan, dan menjalin kemitraan. Selain itu, DPMPTSP membangun sistem database pelaku usaha di tingkat desa untuk mencatat dan memantau perkembangan UMKM secara terstruktur.
Pelaku UMKM Langsung Merespons Positif
Program jemput bola langsung mendapat sambutan hangat dari pelaku usaha. Banyak pelaku UMKM langsung mengurus izin pada hari peluncuran.

Dian Pahlevi, pemilik usaha makanan rumahan Bunda Dian, mengatakan, โProsesnya cepat, langsung jadi. Alhamdulillah sangat terbantu.โ
Petugas OSS dan tim pendamping hukum langsung hadir di lokasi. Mereka memandu setiap pelaku usaha dengan ramah, menjelaskan prosedur, dan menyelesaikan proses perizinan secara tuntas di tempat.
Layanan Komprehensif, Cepat, dan Gratis
Program Jebolin UMKM memberikan layanan lengkap, meliputi:
- Penerbitan NIB
- Fasilitasi sertifikasi halal
- Izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga)
- Pendaftaran merek dagang
- Izin dari BPOM
Petugas memastikan bahwa pelaku usaha mendapatkan semua layanan tersebut tanpa membayar sepeser pun. Pendampingan berlangsung dari awal hingga selesai, sehingga proses berjalan efisien dan cepat.
Edukasi Jadi Bagian dari Pelayanan
DPMPTSP tidak hanya fokus pada perizinan. Mereka juga memberikan edukasi tentang pentingnya legalitas usaha, manfaat NIB, dan akses ke fasilitas pemerintah.
Petugas menjelaskan setiap proses dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Mereka menggunakan metode woro-woro serta pengumuman di desa agar seluruh warga mengetahui jadwal layanan.
Dengan sistem sosialisasi yang terstruktur, DPMPTSP memastikan bahwa pelaku usaha dari pelosok desa sekalipun bisa mengakses layanan jemput bola ini.
Target Ribuan NIB dalam Tahun Pertama
DPMPTSP menetapkan target untuk menerbitkan ribuan NIB sepanjang tahun pertama pelaksanaan. Berdasarkan antusiasme warga saat peluncuran di Kalianda, mereka optimistis bisa mencapai target tersebut.
Program jemput bola ini tidak hanya mempermudah legalitas. Pemerintah merancangnya sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong kemajuan ekonomi lokal dan memperluas jangkauan pasar pelaku usaha di Lampung Selatan.
Melalui kolaborasi lintas lembaga, pendekatan langsung ke desa, serta layanan tanpa biaya, DPMPTSP menunjukkan keseriusan dalam mendukung UMKM agar tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

