NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

Lampung Bangun Double Track dan Shortcut Kereta Api

Lampung Bangun Double Track untuk Transportasi Publik

Bandar Lampung, NU Media Jati Agung – Pemerintah Provinsi Lampung mengupayakan pembangunan double track dan shortcut kereta api guna meningkatkan kelancaran transportasi publik di daerah.

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadirkan transportasi yang nyaman, terjangkau, dan berdaya angkut besar.

Upaya tersebut disampaikan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, di Bandarlampung, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik terus meningkat sehingga pemerintah harus segera merespons dengan perencanaan yang matang.

 

Ia menegaskan pentingnya sistem transportasi yang terintegrasi.

β€œMemang saat ini yang dibutuhkan masyarakat itu sepertinya adalah transportasi publik yang tentunya nyaman, murah, dan daya angkutnya besar,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan di Bandar Lampung, Selasa.

Desain Ulang Sistem Transportasi

Pemerintah daerah saat ini mendesain ulang sistem transportasi dengan membangun jaringan backbone, feeder, dan sub feeder.

Langkah ini bertujuan agar transportasi publik dapat terintegrasi secara menyeluruh.

Selain itu, pemerintah juga mulai membahas kebutuhan jalur kereta api antar daerah atau interurban.

Kondisi jalur yang ada saat ini sudah mengalami kejenuhan sehingga perlu pengembangan baru.

Ia menjelaskan kondisi jalur kereta yang ada saat ini.

“Semua dilakukan secara bertahap tentunya. Saat ini untuk transportasi kereta api, pemerintah daerah sedang mendiskusikan terkait kebutuhan interurban, atau jalur kereta api antar daerah. Sebab yang ada sekarang itu sudah memasuki fase oversaturated atau sudah jenuh,” katanya.

Koordinasi dengan PT KAI

Pemerintah Provinsi Lampung terus berkoordinasi dengan PT KAI dan Balai Kereta Api untuk merealisasikan pembangunan double track dan shortcut.

Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran serta keselamatan transportasi.

Gambar Artikel

Ia menekankan manfaat pembangunan tersebut bagi keselamatan.

“Dengan adanya shortcut dan double track ini juga mendukung keselamatan transportasi sebab mengurangi simpang sebidang. Namun memang saat ini masih tahap persiapan karena kondisi ekonomi daerah belum bisa maksimal mendukung pembangunan ini,” ujar dia.

Jalur dan Panjang Proyek

Pemerintah merencanakan pembangunan jalur double track pada lintasan Giham-Martapura hingga Sukamenanti-Kotabumi.

Jalur ini akan memisahkan kereta penumpang dan kereta logistik babaranjang sehingga operasional menjadi lebih efisien.

Selain itu, pemerintah juga merancang pembangunan shortcut dari Rejosari, Tegineneng, Lampung Selatan menuju Tarahan, Bandarlampung dengan panjang sekitar 37 kilometer.

Proyek ini bertujuan untuk memperpendek rute kereta batu bara serta mengurangi kemacetan di wilayah perkotaan.

Dukungan Subsidi dan Transportasi Modern

Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah tambahan dengan menghadirkan transportasi modern seperti taksi listrik.

Selain itu, pemerintah membuka peluang pemberian subsidi pada tahap awal agar program berjalan optimal.

 

Ia menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah daerah.

“Yang pasti kami juga tengah merencanakan akan ada intervensi lagi dari pemerintah daerah, dalam tahap awal bisa memberi subsidi dulu. Dan kami mendorong adanya komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah, yakni pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten kota untuk melaksanakan rencana pengembangan di sektor transportasi ini,” ujarnya

(Ahmad Royani, S.H.I)