Lompat ke konten utama

NU MEDIA JATI AGUNG

NU MEDIA JATI AGUNG
Logo NU Jatiagung

NU Jatiagung - Situs Resmi

01 / 01

Keutamaan Donatur Ulama dalam Mendukung Perjuangan Islam

Lampung Selatan, NU Media Jati Agung Menjadi donatur ulama bukan sekadar memberi harta. Kyai Sahal Mahfudz menekankan bahwa dukungan ikhlas kepada para ulama, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun kegiatan dakwah, mendatangkan kemuliaan besar di sisi Allah SWT.

Oleh karena itu, peran dermawan sangat penting dalam membantu ulama menebar ilmu dan menegakkan syariat.

Hadits Empat Golongan di Pintu Surga

Kyai Sahal Mahfudz menjelaskan riwayat Nabi Muhammad SAW kepada NU Media Jati Agung, Selasa (9/9/2025). Hadits ini menyebutkan empat golongan yang dibawa ke pintu surga tanpa hisab maupun azab:

ŁˆŁŽŲ±ŁŁˆŁŁŠŁŽ Ų£ŁŽŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł†Ł‘ŁŽŲØŁŁŠŁ‘ŁŽ ŲµŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁŠŁ’Ł‡Ł ŁˆŁŽŲ³ŁŽŁ„Ł‘ŁŽŁ…ŁŽ Ł‚ŁŽŲ§Ł„ŁŽ

Ā«Ų„ŁŲ°ŁŽŲ§ ŁƒŁŽŲ§Ł†ŁŽ ŁŠŁŽŁˆŁ’Ł…Ł Ų§Ł„Ł’Ł‚ŁŁŠŁŽŲ§Ł…ŁŽŲ©ŁŲŒ ŁŠŁŲ¤Ł’ŲŖŁŽŁ‰ ŲØŁŲ£ŁŽŲ±Ł’ŲØŁŽŲ¹ŁŽŲ©Ł Ł†ŁŽŁŁŽŲ±Ł Ų¹ŁŁ†Ł’ŲÆŁŽ ŲØŁŽŲ§ŲØŁ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©Ł ŲØŁŲŗŁŽŁŠŁ’Ų±Ł Ų±ŁŲ¤Ł’ŁŠŁŽŲ©Ł Ų§Ł„Ł’ŁƒŁŲŖŁŽŲ§ŲØŁ ŁˆŁŽŲ§Ł„Ł’Ų¹ŁŽŲ°ŁŽŲ§ŲØŁ:

Ų§Ł„Ų£ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŁ„Ł Ų§Ł„Ł’Ų¹ŁŽŲ§Ł„ŁŁ…Ł ŁŠŁŽŲ¹Ł’Ł…ŁŽŁ„Ł ŲØŁŲ¹ŁŁ„Ł’Ł…ŁŁ‡ŁŲŒ

ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų«Ł‘ŁŽŲ§Ł†ŁŁŠ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŲ§Ų¬Ł‘Ł Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠ Ų­ŁŽŲ¬Ł‘ŁŽ ŲØŁŲŗŁŽŁŠŁ’Ų±Ł Ų¹ŁŽŁ…ŁŽŁ„Ł Ų§Ł„Ł’ŁŁŽŲ³ŁŽŲ§ŲÆŁŲŒ

ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų«Ł‘ŁŽŲ§Ł„ŁŲ«Ł Ų§Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁŠŲÆŁ Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠ Ł‚ŁŲŖŁŁ„ŁŽ فِي Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲ¹Ł’Ų±ŁŽŁƒŁŽŲ©ŁŲŒ

ŁˆŁŽŲ§Ł„Ų±Ł‘ŁŽŲ§ŲØŁŲ¹Ł Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŲ®ŁŁŠŁ‘Ł Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠ Ų§ŁƒŁ’ŲŖŁŽŲ³ŁŽŲØŁŽ Ł…ŁŽŲ§Ł„Ł‹Ų§ Ų­ŁŽŁ„ŁŽŲ§Ł„Ł‹Ų§ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ†Ł’ŁŁŽŁ‚ŁŽŁ‡Ł فِي Ų³ŁŽŲØŁŁŠŁ„Ł اللهِ ŲØŁŲŗŁŽŁŠŁ’Ų±Ł Ų±ŁŁŠŁŽŲ§Ų”Ł.

ŁŁŽŁŠŁŁ†ŁŽŲ§Ų²ŁŲ¹Ł ŲØŁŽŲ¹Ł’Ų¶ŁŁ‡ŁŁ…Ł’ ŲØŁŽŲ¹Ł’Ų¶Ł‹Ų§ Ł„ŁŲÆŁŲ®ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©Ł Ų£ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŁ„Ł‹Ų§ŲŒ ŁŁŽŁŠŁŲ±Ł’Ų³ŁŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł ŲŖŁŽŲ¹ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁ‰ Ų¬ŁŲØŁ’Ų±ŁŁŠŁ„ŁŽ Ł„ŁŁŠŁŽŲ­Ł’ŁƒŁŁ…ŁŽ ŲØŁŽŁŠŁ’Ł†ŁŽŁ‡ŁŁ…Ł’.

ŁŁŽŁŠŁŽŲ³Ł’Ų£ŁŽŁ„Ł Ų£ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŁ„Ł‹Ų§ Ų§Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁŠŲÆŁŽŲŒ ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł: Ł…ŁŽŲ§ Ų¹ŁŽŁ…ŁŁ„Ł’ŲŖŁŽ فِي Ų§Ł„ŲÆŁ‘ŁŁ†Ł’ŁŠŁŽŲ§ ŁˆŁŽŲ£ŁŽŁ†Ł’ŲŖŁŽ ŲŖŁŲ±ŁŁŠŲÆŁ ŲÆŁŲ®ŁŁˆŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©Ł Ų£ŁŽŁˆŁ‘ŁŽŁ„Ł‹Ų§ŲŸ

ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł: Ł‚ŁŲŖŁŁ„Ł’ŲŖŁ فِي Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲ¹Ł’Ų±ŁŽŁƒŁŽŲ©Ł Ł„ŁŲ±ŁŲ¶ŁŽŲ§ اللهِ ŲŖŁŽŲ¹ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁ‰.

ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł: ŁŁŽŁ…ŁŁ†Ł’ Ł…ŁŽŁ†Ł’ Ų³ŁŽŁ…ŁŲ¹Ł’ŲŖŁŽ Ų«ŁŽŁˆŁŽŲ§ŲØŁŽ Ų§Ł„Ų“Ł‘ŁŽŁ‡ŁŁŠŲÆŁŲŸ

ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł: Ł…ŁŁ†ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų¹ŁŁ„ŁŽŁ…ŁŽŲ§Ų”Ł.

ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł: Ų§Ų­Ł’ŁŁŽŲøŁ Ų§Ł„Ų£ŁŽŲÆŁŽŲØŁŽŲŒ Ł„ŁŽŲ§ ŲŖŁŽŲŖŁŽŁ‚ŁŽŲÆŁ‘ŁŽŁ…Ł’ Ų¹ŁŽŁ„ŁŽŁ‰ Ł…ŁŲ¹ŁŽŁ„Ł‘ŁŁ…ŁŁƒŁŽ.

Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ ŁŠŁŽŲ±Ł’ŁŁŽŲ¹Ł Ų±ŁŽŲ£Ł’Ų³ŁŽŁ‡Ł Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŲ§Ų¬Ł‘ŁŲŒ ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł Ł…ŁŲ«Ł’Ł„ŁŽ Ų°ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ.

Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‰ Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŲ®ŁŁŠŁ‘ŁŲŒ ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł Ł…ŁŲ«Ł’Ł„ŁŽ Ų°ŁŽŁ„ŁŁƒŁŽ.

Ų«ŁŁ…Ł‘ŁŽ ŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł’Ų¹ŁŽŲ§Ł„ŁŁ…Ł: Ų„ŁŁ„ŁŽŁ‡ŁŁŠŲŒ Ł…ŁŽŲ§ Ų­ŁŽŲµŁŽŁ„Ł’ŲŖŁ Ų§Ł„Ł’Ų¹ŁŁ„Ł’Ł…ŁŽ Ų„ŁŁ„Ł‘ŁŽŲ§ ŲØŁŲ³ŁŽŲ®ŁŽŲ§ŁˆŁŽŲ©Ł Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŲ®ŁŁŠŁ‘Ł ŁˆŁŽŲØŁŲ³ŁŽŲØŁŽŲØŁ Ų„ŁŲ­Ł’Ų³ŁŽŲ§Ł†ŁŁ‡Ł.

ŁŁŽŁŠŁŽŁ‚ŁŁˆŁ„Ł Ų§Ł„Ł„Ł‡Ł ŲŖŁŽŲ¹ŁŽŲ§Ł„ŁŽŁ‰: ŲµŁŽŲÆŁŽŁ‚ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų¹ŁŽŲ§Ł„ŁŁ…Ł.

ŁŠŁŽŲ§ Ų±ŁŲ¶Ł’ŁˆŁŽŲ§Ł†ŁŲŒ Ų§ŁŁ’ŲŖŁŽŲ­Ł’ Ų£ŁŽŲØŁ’ŁˆŁŽŲ§ŲØŁŽ Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©Ł Ų­ŁŽŲŖŁ‘ŁŽŁ‰ ŁŠŁŽŲÆŁ’Ų®ŁŁ„ŁŽ Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŲ®ŁŁŠŁ‘Ł Ų§Ł„Ł’Ų¬ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŲ©ŁŽŲŒ ŁˆŁŽŁ‡ŁŽŲ¤ŁŁ„ŁŽŲ§Ų”Ł ŲØŁŽŲ¹Ł’ŲÆŁŽŁ‡Ł.Ā»

Golongan Pertama: Ulama

Ulama yang mengamalkan ilmunya termasuk golongan pertama. Dengan kata lain, mereka yang menyebarkan ilmu bermanfaat memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah.

Golongan Kedua: Haji yang Bersih dari Maksiat

Selain itu, haji yang menunaikan ibadah tanpa maksiat juga dijamin masuk surga. Mereka meneladani ketulusan dan kesungguhan dalam menjalankan rukun Islam.

Golongan Ketiga: Syuhada

Lebih jauh lagi, syuhada yang gugur di medan perang karena Allah masuk golongan ketiga. Pengorbanan nyawa mereka menjadi saksi keberanian dan keimanan.

Golongan Keempat: Dermawan Ulama

Yang terakhir, dermawan yang memperoleh harta halal dan menyalurkannya di jalan Allah dengan ikhlas mendapat prioritas masuk surga.

Mereka akan saling berebut untuk masuk surga terlebih dahulu, lalu Allah SWT mengutus malaikat Jibril untuk memutuskan di antara mereka.

Jibril akan bertanya kepada syahid, “Apa yang kamu lakukan di dunia sehingga kamu ingin masuk surga lebih dulu?” Syahid menjawab, “Saya gugur di medan perang untuk mencari ridha Allah.”

Jibril bertanya lagi, “Siapa yang memberitahu kamu tentang pahala syahid?” Syahid menjawab, “Para ulama.”

Jibril berkata, “Jagalah adab, jangan mendahului gurumu.”

Kemudian Jibril bertanya kepada yang lain dengan pertanyaan yang sama, dan akhirnya Jibril berpaling kepada orang alim dan berkata, “Allah SWT telah memberitahu bahwa kamu memperoleh ilmu bukan hanya karena kebaikanmu sendiri, tetapi juga karena kedermawanan orang dermawan dan kebaikannya.”

Allah SWT berfirman, “Benar apa yang dikatakan oleh orang alim, wahai Ridwan, bukalah pintu-pintu surga sehingga orang dermawan dapat masuk surga lebih dulu, dan mereka yang lain akan menyusul setelahnya.”

Hadits ini menjelaskan bahwa ulama, haji, dan syuhada mengakui peran dermawan beramal.

Oleh karena itu, Allah memerintahkan malaikat Jibril membuka pintu surga lebih dahulu untuk dermawan.

Nilai Adab dan Kolaborasi Amal

Riwayat ini menekankan adab. Syuhada tidak boleh mendahului gurunya, haji tetap membutuhkan bimbingan ulama, dan alim mengakui peran dermawan. Dengan kata lain, setiap amal besar membutuhkan dukungan pihak lain.

Peran Dermawan dalam Kesuksesan Spiritual

Ulama menebar ilmu, syuhada berkorban nyawa, haji menunaikan ibadah, sementara donatur ulama menyediakan sarana agar semua amal tersebut terlaksana.

Oleh karena itu, kesuksesan spiritual sering kali muncul dari kolaborasi amal baik. Dengan demikian, peran dermawan tidak bisa diremehkan.

Pesan Kyai Sahal Mahfudz

Foto Ist: Kyai Muhammad Sahalludin Mahfudz,Ā 

Kyai Sahal Mahfudz menegaskan:

ā€œOrang yang mendukung ulama dengan ikhlas mendapatkan kemuliaan tinggi. Donatur ulama tidak hanya beramal untuk diri sendiri, tetapi juga menjaga tegaknya dakwah, menyebarkan ilmu, dan menegakkan syariat.ā€

Beliau menambahkan bahwa umat Islam tidak boleh meremehkan dukungan kepada ulama. Dari sinilah keberkahan hidup mengalir, dan pintu surga terbuka lebih luas.

Penulis: Wakil Katib PCNU Lampung Selatan, Kyai Sahal Mahfudz, Pengasuh Ponpes Darul Muta’allimin, Dusun Sukamaju B, Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung

Editor: Arif Riana