Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen IRGC
Teheran, NU Media Jati Agung – Kepala intelijen IRGC tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran pada Senin (6/4/2026).
Serangan gabungan tersebut menargetkan sejumlah wilayah strategis dan memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Serangan udara berlangsung intensif di beberapa kota penting Iran. Selain itu, pihak Iran langsung mengonfirmasi kabar tersebut melalui pernyataan resmi kepada publik.
IRGC Konfirmasi Kematian Majid Khademi
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyampaikan pernyataan resmi terkait kematian pejabat tersebut melalui saluran Telegram mereka. Pernyataan itu sekaligus menegaskan dampak besar dari serangan pihak lawan.
IRGC menjelaskan bahwa korban merupakan sosok strategis dalam struktur intelijen Iran.
“Mayor Jenderal Majid Khademi, kepala Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam yang berwibawa dan berpendidikan tinggi, gugur dalam serangan teroris kriminal oleh musuh Amerika-Zionis… pada dini hari ini,” kata IRGC dalam keterangannya dilansir AFP, Senin (6/4/2026).
Serangan Meluas ke Sejumlah Wilayah Iran
Serangan AS-Israel tidak hanya terjadi di satu lokasi. Sebaliknya, serangan itu menyasar berbagai wilayah di luar ibu kota Teheran dalam 24 jam terakhir.
Serangan tersebut mencakup Karaj, Shiraz, Isfahan, dan Bushehr. Dampaknya, sejumlah fasilitas mengalami kerusakan parah dan jumlah korban jiwa terus bertambah di beberapa daerah.
Di Bandar-e-Lengeh, enam orang meninggal dunia. Sementara itu, lima orang meninggal dunia di Qom. Bahkan, di Baharestan, setidaknya 13 orang meninggal dunia, termasuk enam anak-anak.

Iran Tingkatkan Serangan Rudal ke Israel
Di sisi lain, Iran meningkatkan intensitas serangan balasan ke wilayah Israel. Serangan itu menargetkan wilayah selatan Israel dan beberapa kota strategis lainnya.
Serangan rudal tersebut meningkatkan kekhawatiran warga, terutama di Haifa yang memiliki nilai strategis tinggi. Namun, sebagian rudal tidak meledak sehingga mengurangi dampak kerusakan.
Selain itu, Iran juga menargetkan wilayah tengah Israel, termasuk Tel Aviv. Wilayah ini telah beberapa kali mengalami serangan dalam beberapa pekan terakhir.
Iran Serang Pasukan AS di Kuwait
Sementara itu, Iran melancarkan serangan ke pasukan Amerika Serikat di Pulau Bubiyan, Kuwait. Serangan ini menambah ketegangan konflik yang semakin meluas.
Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran menyampaikan informasi tersebut melalui pernyataan video di media pemerintah.
Ebrahim Zolfaqari menjelaskan bahwa Iran menargetkan peralatan satelit dan amunisi dengan menggunakan drone dalam operasi tersebut. (Ahmad Royani, S.H.I)

